- Gianluigi Buffon menyatakan Juventus seharusnya bersaing memperebutkan Scudetto jika Spalletti melatih sejak awal musim.
- Pernyataan ini disampaikan Buffon di Genoa sebelum laga Juventus kontra Cremonese pada Senin (12/1) malam waktu setempat.
- Buffon menilai pergantian pelatih awal menyebabkan Juventus memulai musim dengan beban berat sehingga tertinggal dalam persaingan.
Suara.com - Legenda sepak bola Italia, Gianluigi Buffon, melontarkan pandangan menarik soal perjalanan Juventus musim ini.
Menurut Buffon, Bianconeri seharusnya sudah berada dalam persaingan gelar Serie A atau Scudetto jika Luciano Spalletti menangani tim sejak awal musim, bukan baru datang di tengah kompetisi.
Pernyataan tersebut disampaikan Buffon saat menghadiri acara Teatro di Campioni di Genoa, menjelang laga Juventus kontra Cremonese di Allianz Stadium, Turin, Senin (12/1) malam waktu setempat.
Kemenangan pada laga tersebut berpotensi membawa Juventus naik ke posisi tiga besar bersama Napoli dan AS Roma, meski Napoli masih memiliki satu pertandingan tunda.
Buffon menilai Juventus memulai musim dengan beban berat akibat pergantian pelatih yang terlalu sering. Igor Tudor, yang menggantikan Thiago Motta, tidak bertahan lama sebelum akhirnya didepak pada 30 Oktober 2025 dan digantikan oleh Luciano Spalletti.
“Juventus memulai musim dengan sedikit handicap dan harus mengejar ketertinggalan,” ujar Buffon dilansir dari Football Italia.
“Ketika harus bersaing dengan tim seperti Inter dan Napoli, situasinya menjadi sangat sulit. Beberapa hasil imbang membuat orang mulai meremehkan mereka.”
Namun, Buffon menegaskan bahwa pengaruh Spalletti terhadap permainan Juventus sangat jelas terlihat dalam waktu singkat.
“Dampak Spalletti pada tim ini tidak terbantahkan. Juventus berkembang pesat belakangan ini, dan jika dia sudah ada sejak awal musim, mereka pasti berada di jalur perebutan Scudetto,” tegas mantan kiper Juventus dan Timnas Italia tersebut.
Baca Juga: McKennie dan Thuram Tegaskan Mentalitas Juventus, Gol Penting tapi Kemenangan Nomor Satu
Sejak ditangani Spalletti, performa Juventus memang menunjukkan grafik menanjak.
Di Serie A, Si Nyonya Tua mencatat enam kemenangan, tiga hasil imbang, dan hanya satu kekalahan, yakni saat menghadapi Napoli.
Selain itu, Juventus juga meraih tiga kemenangan di ajang Liga Champions dan Coppa Italia, serta satu hasil imbang.
Stabilitas mulai terlihat di tubuh Juventus, baik dari segi taktik maupun mental bertanding.
Ucapan Buffon pun seolah menegaskan bahwa keputusan menunjuk Spalletti datang terlambat, meski kini Juventus kembali menemukan arah dan berpeluang menutup musim dengan hasil positif.
Kontributor: M. Faqih
Berita Terkait
-
McKennie dan Thuram Tegaskan Mentalitas Juventus, Gol Penting tapi Kemenangan Nomor Satu
-
Reaksi Emil Audero Usai Gawangnya Dibobol Lima Gol Saat Lawan Juventus
-
Kontroversi 5 Gol Juventus ke Gawang Emil Audero: Penalti Dianulir dan Kartu Merah Pelatih Cremonese
-
Pesta 5 Gol ke Gawang Emil Audero, Spalletti Sebut Juventus Belum Selevel dengan Inter
-
Emil Audero Jadi Bulan-bulanan Juventus: Lawan Kami Superior
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Hina Kapolda NTB, WNA Asal Prancis Dihukum 3 Bulan Penjara
-
Arab Saudi Ubah Tarif Bea Masuk 51 Komoditas, Kemendag Minta Eksportir RI Tangkap Peluang
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
-
Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin
-
Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar
-
Coffee Shop dan Ruang Tenang Bagi Gen Z: Bukan Lagi Sekadar Tempat Ngopi
-
5 Cara Cek Nomor Indosat Pakai Internet dan Tidak, Praktis dan Cepat
-
KPK Geledah Rumah Etik Suryani di Laweyan 1,5 Jam, Angkut 2 Koper
-
Hackathon Digital Cooperatives 2026 Cetak Inovasi AI untuk Percepat Digitalisasi Koperasi Indonesia
-
Tembus Pasar Besar dengan Konservasi, BRI Berikan Dukungan Penuh Suhita Lebah