Bola / Liga Inggris
Rabu, 14 Januari 2026 | 06:36 WIB
Michael Carrick (AFP)
Baca 10 detik
  • Michael Carrick resmi menjadi pelatih utama Manchester United hingga akhir musim kompetisi 2025/2026.

  • Penunjukan ini dilakukan pasca pemecatan Ruben Amorim dan berakhirnya masa transisi Darren Fletcher.

  • Carrick berambisi mengembalikan standar kesuksesan klub bermodal pengalaman panjangnya sebagai legenda tim.

Suara.com - Manajemen Manchester United secara resmi telah menetapkan Michael Carrick sebagai nakhoda utama skuad Setan Merah.

Langkah strategis ini diambil manajemen klub pada hari Rabu untuk mengisi kekosongan kursi kepelatihan.

Kehadiran sosok legendaris ini bertujuan menggantikan posisi Ruben Amorim yang diberhentikan pada awal Januari lalu.

Carrick akan memegang kendali penuh atas taktik tim utama hingga kompetisi musim 2025/2026 berakhir.

Penunjukan ini menandai kembalinya putra daerah Old Trafford untuk menyelamatkan sisa musim yang berjalan.

"Manchester United dengan senang hati mengumumkan penunjukkan Michael Carrick sebagai pelatih tim utama," demikian pernyataan MU di situs resmi klub.

Kabar ini menjadi angin segar bagi para penggemar yang merindukan stabilitas di ruang ganti.

Klub percaya bahwa pemahaman mendalam Carrick terhadap filosofi tim akan membawa dampak positif instan.

Mantan gelandang elegan ini memiliki rekam jejak yang sangat panjang bersama klub raksasa Inggris tersebut.

Baca Juga: Wonderkid MU Shea Lacey Disebut 'The Next' Phil Foden Meski Jadi Biang Keladi Tersingkir di Piala FA

Selama aktif bermain, ia telah mencatatkan total 464 pertandingan kompetitif dengan seragam merah kebanggaan.

Koleksi trofinya mencakup lima gelar Liga Inggris, satu Piala FA, serta dua trofi Piala Liga.

Prestasi internasionalnya pun gemilang dengan raihan Liga Champions, Liga Europa, hingga trofi Piala Dunia Antarklub.

Setelah memutuskan pensiun pada tahun 2018, ia langsung meniti karier di jajaran staf kepelatihan.

Ilmu kepelatihannya terasah dengan baik saat mendampingi manajer besar seperti Jose Mourinho dan Ole Gunnar Solskjaer.

Pengalaman mendampingi pelatih top dunia tersebut membentuk karakter kepemimpinannya yang tenang namun sangat taktis.

Load More