-
Michael Carrick resmi menjadi pelatih utama Manchester United hingga akhir musim kompetisi 2025/2026.
-
Penunjukan ini dilakukan pasca pemecatan Ruben Amorim dan berakhirnya masa transisi Darren Fletcher.
-
Carrick berambisi mengembalikan standar kesuksesan klub bermodal pengalaman panjangnya sebagai legenda tim.
Suara.com - Manajemen Manchester United secara resmi telah menetapkan Michael Carrick sebagai nakhoda utama skuad Setan Merah.
Langkah strategis ini diambil manajemen klub pada hari Rabu untuk mengisi kekosongan kursi kepelatihan.
Kehadiran sosok legendaris ini bertujuan menggantikan posisi Ruben Amorim yang diberhentikan pada awal Januari lalu.
Carrick akan memegang kendali penuh atas taktik tim utama hingga kompetisi musim 2025/2026 berakhir.
Penunjukan ini menandai kembalinya putra daerah Old Trafford untuk menyelamatkan sisa musim yang berjalan.
"Manchester United dengan senang hati mengumumkan penunjukkan Michael Carrick sebagai pelatih tim utama," demikian pernyataan MU di situs resmi klub.
Kabar ini menjadi angin segar bagi para penggemar yang merindukan stabilitas di ruang ganti.
Klub percaya bahwa pemahaman mendalam Carrick terhadap filosofi tim akan membawa dampak positif instan.
Mantan gelandang elegan ini memiliki rekam jejak yang sangat panjang bersama klub raksasa Inggris tersebut.
Baca Juga: Wonderkid MU Shea Lacey Disebut 'The Next' Phil Foden Meski Jadi Biang Keladi Tersingkir di Piala FA
Selama aktif bermain, ia telah mencatatkan total 464 pertandingan kompetitif dengan seragam merah kebanggaan.
Koleksi trofinya mencakup lima gelar Liga Inggris, satu Piala FA, serta dua trofi Piala Liga.
Prestasi internasionalnya pun gemilang dengan raihan Liga Champions, Liga Europa, hingga trofi Piala Dunia Antarklub.
Setelah memutuskan pensiun pada tahun 2018, ia langsung meniti karier di jajaran staf kepelatihan.
Ilmu kepelatihannya terasah dengan baik saat mendampingi manajer besar seperti Jose Mourinho dan Ole Gunnar Solskjaer.
Pengalaman mendampingi pelatih top dunia tersebut membentuk karakter kepemimpinannya yang tenang namun sangat taktis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Kalahkan Brasil, Timnas Indonesia Lolos Final Piala Dunia Mini Soccer 2026
-
Piala Dunia 2026 Makin Canggih! Drone Penyelamat Siaga di Setiap Stadion
-
Dia yang Minta! Mikel Arteta Beberkan Alasan Gabriel Jadi Eksekutor Terakhir Arsenal
-
Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini
-
Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti
-
Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere
-
Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan
-
PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!