- Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyamakan atmosfer sepak bola Indonesia dengan Newcastle di Inggris.
- Herdman melihat adanya mentalitas kerja keras dan gairah tinggi dalam diri publik dan suporter Indonesia.
- Ia yakin Timnas Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di panggung tertinggi sepak bola dunia.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kesan mendalamnya terhadap sepak bola Tanah Air.
Ia menilai atmosfer dan karakter Timnas Indonesia mengingatkannya pada Newcastle, sebuah kota di timur laut Inggris yang dikenal fanatik terhadap sepak bola.
Menurut Herdman, kesamaan itu bukan sekadar soal kecintaan terhadap permainan, tetapi juga menyangkut mentalitas masyarakatnya.
Kota Newcastle selama ini dikenal memiliki budaya kerja keras dan gairah tinggi terhadap sepak bola, sesuatu yang ia rasakan pula dari publik dan suporter Timnas Indonesia.
John Herdman sendiri lahir di Consett, sebuah kota di County Durham yang berjarak sekitar 23 kilometer di sebelah barat daya Newcastle Upon Tyne.
Wilayah tersebut lekat dengan identitas sepak bola yang kuat, di mana Newcastle United menjadi simbol kebanggaan masyarakat setempat.
Newcastle juga dikenal sebagai salah satu kota dengan basis penggemar sepak bola paling fanatik di Inggris.
Rivalitas sengit antara Newcastle United dan Sunderland dalam laga Derby Timur Laut atau Derby Tyne-Wear bahkan disebut sebagai salah satu derby paling panas di Negeri Ratu Elizabeth.
Pengalaman itulah yang membuat Herdman merasa memiliki kedekatan emosional dengan sepak bola Indonesia. Ia merasakan semangat yang sama setiap kali menyaksikan Timnas Indonesia berlaga di lapangan.
Baca Juga: Adu Mahal Harga Pasar Timnas Indonesia vs Bulgaria yang Bakal Bentrok di FIFA Series 2026
"Jika Anda tahu dari mana saya berasal, tempat itu bernama Newcastle. Sebuah kota di timur laut Inggris yang menjunjung tinggi kerja keras dan penuh dengan gairah terhadap sepak bola," kata John Herdman beberapa waktu lalu.
"Dan itulah yang saya rasakan setiap kali melihat tim Indonesia bermain. Garuda dan orang-orang yang mendukungnya."
"Jadi saya akan membawa semangat saya, saya akan membawa kualifikasi dan pengalaman saya untuk membantu membawa negara ini ke tempat yang mudah-mudahan belum pernah dicapai sebelumnya. Waktunya telah tiba," ia menambahkan.
Lebih lanjut, Herdman menilai Timnas Indonesia memiliki potensi besar untuk tampil di level tertinggi sepak bola dunia.
Dengan basis suporter yang kuat dan sumber daya pemain yang terus berkembang, ia yakin Garuda layak bersaing di panggung Piala Dunia.
Keyakinan itu semakin menguat meski Timnas Indonesia sempat gagal melangkah ke Piala Dunia 2026 setelah tersingkir di babak keempat kualifikasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan