- Justin Hubner menyatakan tekanan publik di Indonesia jauh lebih kejam dibandingkan saat berkarier di Belanda.
- Ekspektasi publik sepak bola Tanah Air sangat besar, menuntut pemain Timnas Indonesia memiliki mental baja kuat.
- Dukungan dari tunangan, agen, dan manajer menjadi faktor krusial bagi Hubner menghadapi tekanan tersebut.
Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, mengungkap sisi lain perjuangan membela Garuda yang jarang diketahui publik.
Menurutnya, tekanan yang diterima pemain Timnas Indonesia jauh lebih besar dan kejam dibandingkan saat dirinya berkarier di Belanda.
Justin Hubner menilai besarnya ekspektasi publik sepak bola Tanah Air membuat setiap pemain harus memiliki mental baja.
Jika tidak siap secara psikologis, tekanan tersebut bisa membuat seorang pemain tersingkir lebih cepat.
Pemain berusia 22 tahun itu bukan sosok baru di lingkungan Timnas Indonesia.
Ia telah melewati berbagai level tim nasional, mulai dari Timnas U-20, Timnas U-23, hingga timnas senior. Bersama skuad utama Garuda, Justin Hubner sudah mengoleksi 18 caps, sebuah bukti kepercayaan pelatih terhadap kualitasnya di lini pertahanan.
Sebagai pesepak bola profesional, tekanan memang menjadi bagian dari pekerjaan.
Namun, Hubner menegaskan bahwa tekanan yang ia rasakan di Indonesia memiliki skala yang jauh berbeda. Saat membela Fortuna Sittard di Eredivisie, kritik masih terasa lebih terbatas dan terkendali.
“Di Belanda, kritik datang dari beberapa ratus orang. Di Indonesia, bisa mencapai seratus ribu orang,” ujar Justin Hubner, dikutip dari De Limburger.
Baca Juga: Setelah Bulgaria, Peru Disebut Bakal Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Antusiasme luar biasa masyarakat Indonesia terhadap sepak bola membuat setiap penampilan pemain Timnas selalu berada di bawah sorotan tajam.
Kesalahan sekecil apa pun dapat memicu gelombang kritik besar, terutama melalui media sosial yang bergerak sangat cepat.
Meski begitu, Justin Hubner mengaku mulai terbiasa menghadapi situasi tersebut. Ia belajar untuk tetap fokus pada tugas di lapangan dan tidak membiarkan kritik dari luar mengganggu performanya bersama Timnas Indonesia.
“Saya harus menghadapi tekanan itu. Saya semakin mahir dalam menghadapinya,” ujar Hubner.
Bek berdarah Belanda-Indonesia itu juga menekankan pentingnya peran orang-orang terdekat dalam menjaga kondisi mentalnya.
Dukungan dari tunangan, agen, dan manajer menjadi faktor krusial yang membantunya bertahan dan berkembang di tengah tekanan besar sebagai pemain Timnas Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Mentalitas Juara! Arsenal Libas Chelsea 2-1, Duduk Manis di Puncak Klasemen
-
Dua Laga Tak Menang, Persik Kediri Bidik 3 Poin Lawan Persis Solo
-
Umuh Muchtar Beri Wejangan, Minta Persib Bandung Tak Remehkan Persebaya Surabaya
-
Hugo Ekitike: Sejujurnya, Saya Bisa Cetak Lebih Banyak Gol
-
Puji Lamine Yamal, Hansi Flick: Semua Orang Tahu Kualitasnya
-
Arne Slot Puas Liverpool Hajar West Ham, tapi Bukan Performa Terbaik Musim Ini
-
Hasil Akhir: Gol Telat Roman Paparyha Bawa Persis Solo Menang Dramatis
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo