-
AC Milan menang 1-3 atas Como lewat gol Nkunku dan dua gol Adrien Rabiot.
-
Cesc Fabregas mengakui keunggulan taktik Massimiliano Allegri dan memberikan selamat kepada tim tamu.
-
Rossoneri kini menempel ketat Inter Milan di puncak klasemen dengan selisih tiga poin saja.
Suara.com - Pertandingan pekan ke-20 Serie A musim 2025/2026 menyajikan drama menarik saat Como menjamu raksasa Italia AC Milan.
Stadion menjadi bergemuruh ketika tuan rumah berhasil mencuri keunggulan lebih dulu pada awal babak pertama dimulai.
Bek andalan mereka Marc-Oliver Kempf sukses menyarangkan bola ke gawang lawan tepat pada menit ke-10 laga.
Gol cepat tersebut sempat memberikan harapan besar bagi pendukung Como untuk mengamankan poin penuh di markas sendiri.
Namun keunggulan tipis tersebut tidak bertahan lama karena tekanan hebat yang dilancarkan oleh skuad Il Diavolo Rosso.
Menjelang turun minum AC Milan mulai menemukan ritme permainan terbaik mereka guna mengejar ketertinggalan skor sementara.
Bintang baru mereka Christopher Nkunku berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 sesaat sebelum peluit babak pertama berakhir dibunyikan.
Gol penyeimbang dari Nkunku tersebut seakan meruntuhkan mentalitas pertahanan rapat yang dibangun oleh anak asuh Cesc Fabregas.
Memasuki paruh kedua pertandingan kendali permainan sepenuhnya berada di bawah kendali tim tamu yang tampil sangat dominan.
Baca Juga: Striker Anyar AC Milan Niclas Fullkrug Ternyata Ringkih, Baru Main Sudah Cedera
Gelandang internasional Prancis Adrien Rabiot tampil sebagai pahlawan dengan memborong dua gol sekaligus pada babak kedua tersebut.
Skor akhir 1-3 untuk kemenangan AC Milan menjadi hasil pahit yang harus diterima oleh seluruh penggawa Como.
Cesc Fabregas selaku pelatih kepala memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas permainan yang ditunjukkan oleh tim asuhan Massimiliano Allegri.
Mantan pemain timnas Spanyol itu secara ksatria mengakui bahwa lawan mereka tampil jauh lebih efektif di lapangan.
"Hari ini kami kalah dan kami harus meningkatkan permainan kami," ujar Fabregas kepada DAZN.
Pelatih muda tersebut menilai timnya sudah memulai laga dengan cukup solid namun gagal mempertahankan konsistensi permainan mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Bintang Muda Persija Jakarta dan Persib Bandung Dominasi Skuad Timnas Indonesia U-20
-
Eks Andalan STY Sebut Super League Lebih Baik Dibanding Divisi Dua Belanda, Kok Bisa?
-
Kevin Diks Menggila! Bek Timnas Indonesia Ini Jadi Mesin Gol Asia di Bundesliga
-
Stop Rasisme! Mikael Alfredo Tata Korban Serangan Rasial, Persebaya Pasang Badan
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG
-
Benarkah Striker Iran Mehdi Taremi Angkat Senjata Lawan AS-Israel? Begini Faktanya
-
Pelatih Brasil Tiba-tiba Sodorkan Gelandang 23 Tahun untuk Jadi Andalan Timnas Indonesia
-
11 Laga Tak Terkalahkan, Carrick Haramkan Pemain Manchester United Lakukan Hal Ini
-
Ricuh Copa Del Rey! Polisi Dituding Membiarkan Bus Atletico Madrid Diserang Ultras Barcelona
-
Persija Buka Suara Dituding Berbuat Macam-macam, Panpel Bantah Diskriminasi ke Borneo FC