- Barcelona, di bawah Hansi Flick, menyingkirkan Racing Santander dengan menurunkan mayoritas pemain inti demi menunjukkan keseriusan.
- Keputusan taktis Flick memainkan kiper utama Joan García menggarisbawahi prioritas stabilitas tim dalam Copa del Rey.
- Real Madrid, sebaliknya, menuai kekalahan dari Albacete akibat rotasi besar-besaran dan minimnya pemain inti oleh Arbeloa.
Suara.com - Pendekatan Hansi Flick dan Alvaro Arbeloa dalam menghadapi Copa del Rey menjadi sorotan tajam publik sepak bola Spanyol.
Dua raksasa LaLiga, Barcelona dan Real Madrid, menuai hasil yang sangat kontras di babak 16 besar, dan perbedaannya bukan soal kualitas pemain, melainkan mentalitas dan sikap menghadapi kompetisi.
Barcelona berhasil menyingkirkan Racing Santander dalam laga sulit di El Sardinero.
Meski sempat tertekan hingga detik akhir, efektivitas dan ketegasan Flick dalam memilih komposisi pemain menjadi pembeda.
Racing, pemuncak klasemen Segunda División, tampil disiplin dan nyaris memaksa laga ke perpanjangan waktu.
Namun Joan García tampil gemilang dengan penyelamatan krusial di injury time, sebelum Ferran Torres dan Lamine Yamal memastikan kemenangan Blaugrana.
Sejak awal, Flick menegaskan keseriusannya. Pelatih asal Jerman itu menurunkan mayoritas pemain inti, termasuk kiper utama Joan García, meski laga digelar di kandang lawan.
“Pertandingan seperti ini tidak dimenangkan oleh nama besar, tetapi oleh mentalitas dan sikap,” ucap Flick seperti dilansir dari Cardena Ser.
Meski menurunkan tim utama, Flick tetap melakukan rotasi terbatas di lini tengah dengan memasang Marc Bernal sebagai pivot dan Marc Casadó menemani Dani Olmo.
Baca Juga: Hasil Copa del Rey: Barcelona Melaju ke Perempat Final Usai Bekuk Racing Santander 2 Gol Tanpa Balas
Eksperimen ini sempat membuat permainan Barça kurang cair di babak pertama.
Namun, kualitas individu akhirnya berbicara. Lamine Yamal mengambil alih kendali laga di babak kedua, menjadi titik balik permainan Barcelona.
Keputusan Flick memainkan Joan García juga membawa pesan tegas bagi Marc-Andre ter Stegen dan Wojciech Szczsny. Flick jelas memprioritaskan stabilitas, bahkan di kompetisi domestik.
Pengamat menilai, dengan Szczsny di bawah mistar, Barcelona berpotensi diseret ke perpanjangan waktu. Hal itu makin menegaskan kepercayaan Flick pada Joan García sebagai kiper utama musim ini.
Di sisi lain, Real Madrid justru memilih pendekatan berbeda. Rotasi besar dan minimnya pemain inti dalam laga kontra Albacete berujung petaka.
Kekalahan itu membuka diskusi soal kesiapan mental dan manajemen skuad Los Blancos di bawah Arbeloa.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-19 di Semifinal Piala AFF U-19 2026 Setelah FIFA Match Day
-
Mathew Baker Naik Kelas, Nova Arianto Bangga Target Utama Cetak Pemain Senior Tercapai
-
Antonio Rudiger Bertahan, Alasan Real Madrid Tunda Pengumuman Resmi Kontrak Baru Sang Bek
-
John Herdman Waspadai Malaysia dan Thailand di Piala AFF 2026
-
Misteri Hattrick Piala Dunia: Mengapa Paling Banyak Terjadi di Hari Minggu?
-
Rekor Debutan Termuda Piala Dunia: Pele hingga Etoo, Siapa yang Paling Muda dalam Sejarah
-
8 Pemain Keturunan Timnas Indonesia Dicoret John Herdman di FIFA Matchday Juni
-
Cristiano Ronaldo Jadi Beban? Pundit Sebut Portugal Lebih Berbahaya Tanpa CR7
-
Kisah Langka di Piala Dunia 2026! Dua Saudara Kandung Jadi Andalan Prancis Kejar Gelar Juara
-
Skuad Resmi Meksiko untuk Piala Dunia 2026, Guillermo Ochoa Cetak Rekor Bersejarah