Bola / Liga Spanyol
Sabtu, 17 Januari 2026 | 06:45 WIB
Dro Fernandez (IG Dro Fernandez)
Baca 10 detik
  • Dro Fernandez resmi meninggalkan Barcelona Januari ini demi mendapatkan jam terbang lebih banyak.

  • Klausul pelepasan senilai 6 juta euro segera diaktifkan oleh klub di luar Spanyol.

  • Persaingan ketat dengan Dani Olmo membuat Dro Fernandez memutuskan pergi dari Camp Nou.

Suara.com - Dunia sepak bola Spanyol dikejutkan dengan kabar kepastian hengkangnya talenta muda berbakat milik Barcelona, Dro Fernandez.

Pemain yang beroperasi sebagai gelandang serang ini dilaporkan segera mengemasi barang-barangnya sebelum jendela transfer musim dingin resmi berakhir.

Keputusan krusial ini diambil oleh Dro bersama agennya setelah melakukan pertimbangan matang mengenai masa depan karier profesionalnya.

Berdasarkan informasi yang beredar, Dro sudah menjalin komunikasi langsung dengan pelatih kepala, Hansi Flick, terkait niatnya tersebut.

Langkah ini menandai berakhirnya masa bakti singkat sang pemain muda di tim utama klub raksasa asal Catalan tersebut.

Mekanisme kepergian pemain berdarah Filipina ini akan ditempuh melalui skema pengaktifan klausul pelepasan kontrak yang tersedia.

Nilai tebusan untuk mendapatkan tanda tangan sang pemain dipatok pada angka yang cukup terjangkau, yakni 6 juta euro.

Jika dikonversikan ke dalam mata uang lokal, nilai pelepasan tersebut setara dengan jumlah fantastis Rp117 miliar.

Dro dikabarkan tidak tertarik untuk tetap merumput di kompetisi domestik Spanyol dan lebih memilih petualangan di liga luar.

Baca Juga: Hasil Copa del Rey: Barcelona Melaju ke Perempat Final Usai Bekuk Racing Santander 2 Gol Tanpa Balas

Beberapa klub besar di luar negeri kini sedang memantau situasi untuk segera menyetorkan dana sesuai klausul yang berlaku.

Nama Dro Fernandez mulai mencuat ke permukaan saat dirinya tampil memukau selama sesi latihan dan pertandingan pramusim.

Hansi Flick yang terkesan dengan visi bermainnya memutuskan untuk mempromosikan sang pemain dari tim U-19 ke skuad senior.

Kenaikan kelas yang sangat cepat ini sempat menumbuhkan harapan besar bagi para pendukung setia klub berjuluk Blaugrana.

Sayangnya, romantisme antara Dro dan Barcelona yang terjalin sejak tahun 2022 kini harus menemui titik jenuh.

Kurangnya durasi tampil di lapangan hijau menjadi pemicu utama sang pemain ingin mencari suasana baru yang lebih menjanjikan.

Catatan statistik menunjukkan bahwa musim ini Dro hanya mendapatkan jatah bermain yang sangat terbatas di bawah arahan Flick.

Total durasi penampilannya hanya menyentuh angka 148 menit yang tersebar dalam lima pertandingan kompetitif bersama tim utama.

Padahal, ia sempat menunjukkan potensi besar dengan dua kali masuk dalam daftar susunan pemain sejak menit awal pertandingan.

Salah satu momen terbaiknya adalah saat melakoni debut di Liga Champions yang diwarnai dengan torehan assist perdananya.

Kontribusi positif tersebut terjadi saat Barcelona berhasil meraih kemenangan telak atas klub asal Yunani, Olympiacos.

Namun kecemerlangan tersebut tidak lantas membuat Dro mendapatkan tempat reguler dalam strategi jangka panjang pelatih asal Jerman itu.

Faktanya, nama Dro Fernandez sudah tidak pernah terlihat lagi menghiasi lapangan hijau sejak tanggal 2 Desember tahun lalu.

Indikasi kepergiannya semakin nyata saat namanya tidak tercantum dalam daftar skuad untuk laga Copa del Rey baru-baru ini.

Ketidakhadirannya dalam pertandingan melawan Racing Santander pada Jumat (17/1) seolah mengonfirmasi bahwa perpisahan tinggal menunggu waktu.

Situasi ini semakin pelik karena ketatnya persaingan di sektor tengah yang harus melibatkan pemain bintang lainnya.

Pihak manajemen Barcelona sebenarnya memiliki niat baik untuk memproteksi aset berharganya dengan kontrak jangka panjang yang baru.

Rencana pembaruan masa kerja tersebut sedianya akan disodorkan tepat saat Dro merayakan hari ulang tahunnya yang ke-18.

Direktur Olahraga Barcelona, Deco, kabarnya sudah menyiapkan draf kontrak dengan penyesuaian nilai gaji dan fasilitas yang lebih oke.

Akan tetapi, upaya negosiasi yang dilakukan oleh Deco menemui jalan buntu dan gagal mencapai kesepakatan akhir dengan pihak pemain.

Ketidakpastian masa depan ini membuat Dro merasa bahwa pindah klub adalah solusi paling logis demi keberlangsungan progres bermainnya.

Sulitnya Dro menembus tim inti tidak lepas dari performa impresif para pesaingnya di posisi gelandang serang atau interior.

Ia harus beradu mekanik dan kreativitas dengan nama-nama beken seperti Fermin Lopez yang sedang dalam grafik performa meningkat.

Selain itu, kehadiran Dani Olmo sebagai pilihan utama Hansi Flick semakin menutup pintu kesempatan bagi Dro untuk tampil reguler.

Bagi pemain muda seusianya, mendapatkan jam terbang yang konsisten adalah prioritas utama dibandingkan sekadar duduk di bangku cadangan.

Kini, dengan banderol harga yang relatif ekonomis bagi klub elit Eropa, Dro Fernandez bersiap menuliskan babak baru dalam kariernya.

Load More