Bola / Bola Indonesia
Minggu, 18 Januari 2026 | 19:45 WIB
Ilustrasi John Herdman vs Kim Sang-sik [Suara.com]
Baca 10 detik
  • Media Vietnam menyebut Kim Sang-sik sebagai pelatih paling dominan jelang Piala AFF 2026.
  • Prestasi, branding, dan adaptasi budaya membuat Kim dinilai unggul jauh dari rival.
  • John Herdman dianggap membawa perubahan, tetapi posisinya dinilai penuh tekanan dan risiko.

Suara.com - Menjelang AFF Cup 2026, sorotan tak hanya tertuju pada kekuatan skuad tim nasional, tetapi juga pada adu gengsi para pelatih asing yang memimpin tim-tim unggulan Asia Tenggara.

Salah satu media Vietnam dengan percaya diri menyebut pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik dinilai tak punya rival seimbang di Piala AFF 2026.

"Kim Sang-sik berada pada posisi paling kokoh, baik secara prestasi maupun kekuatan personal brand," tulis vietcetera

Keberhasilan Kim Sang-sik tak bisa dilepaskan dari fondasi yang telah dibangun pendahulunya, Park Hang-seo.

Sejak 2017 hingga awal 2023, Park bukan hanya menghadirkan prestasi, tetapi juga berhasil membangun ikatan emosional dengan publik Vietnam.

Kim Sang-sik, yang ditunjuk sebagai pelatih kepala sejak Mei 2024, melanjutkan warisan tersebut dengan cara yang impresif.

Dalam waktu kurang dari dua tahun, ia mencatat rekor kemenangan beruntun, menyabet treble winners pada 2025, serta membawa Vietnam melesat di peringkat FIFA.

Media Vietnam itu kemudian mengulas soal penunjukkan John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia.

"Penunjukan ini mencerminkan perubahan strategi Indonesia, lebih mengutamakan pelatih dengan kemampuan membangun mental, identitas, dan manajemen pemain,"

Baca Juga: Patrick Kluivert Gagal Dapat Kerjaan Baru, Tunisia Jatuhkan Pilihan kepada Sabri Lamouchi

"Meski demikian, tekanan publik dan kompleksitas sepak bola Indonesia tetap membuat posisinya penuh risiko jelang AFF Cup 2026," sebut media Vietnam itu.

Ditegaskan media Vietnam itu, dari sudut pandang ekonomi dan branding, tak satu pun pelatih asing pesaing Vietnam saat ini dinilai benar-benar mengancam Kim Sang-sik.

Berbeda dengan beberapa koleganya, Kim telah berhasil memadukan prestasi, adaptasi budaya, serta kepercayaan publik.

Kontributor: Adam Ali

Load More