- Timnas Jerman berpotensi memboikot Piala Dunia 2026 akibat ancaman tarif impor oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
- Ancaman tarif tersebut muncul setelah Trump berniat mengakuisisi Greenland dan ditentang oleh beberapa negara Eropa.
- Boikot Piala Dunia disebut opsi terakhir Jerman jika Trump tidak mengubah kebijakan tarif impor terkait sengketa geopolitik.
Suara.com - Isu geopolitik kembali membayangi gelaran Piala Dunia. Menjelang Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Timnas Jerman disebut berpotensi mengambil langkah ekstrem dengan memboikot putaran final turnamen paling prestisius di dunia tersebut.
Ancaman ini mencuat menyusul pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang berencana mengenakan tarif impor tinggi terhadap sejumlah negara Eropa terkait sengketa geopolitik soal Greenland.
Situasi tersebut memunculkan kekhawatiran serius, termasuk dari Jerman, yang merupakan salah satu kekuatan besar dalam sejarah Piala Dunia.
Donald Trump secara terbuka menyatakan niatnya untuk mengakuisisi Greenland demi kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat.
Rencana itu langsung menuai penolakan dari Denmark dan sejumlah negara Eropa, mengingat Greenland merupakan wilayah otonom dalam Kerajaan Denmark.
Sebagai respons, Trump mengancam akan memberlakukan tarif impor sebesar 10 persen, bahkan meningkat hingga 25 persen, kepada negara-negara yang dianggap menentang kebijakan tersebut.
Negara-negara yang masuk daftar ancaman termasuk Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia.
Politikus Jerman dari Partai CDU, Jürgen Hardt, mengungkapkan kepada media BILD bahwa boikot Piala Dunia bisa menjadi opsi terakhir untuk membuat Trump mempertimbangkan ulang kebijakannya.
Baca Juga: Piala Dunia 2026 di Ujung Tanduk? FIFA Terus Diam, Trump Makin Menggila
Meski demikian, Hardt menegaskan langkah tersebut bukan pilihan utama.
Jerman merupakan salah satu negara tersukses dalam sejarah Piala Dunia dengan koleksi empat gelar juara.
Tim asuhan Julian Nagelsmann bahkan dijadwalkan menjalani laga uji coba di Amerika Serikat pada 6 Juni 2026, hanya beberapa hari sebelum turnamen resmi dimulai.
Sepanjang sejarah Piala Dunia, tercatat sembilan negara pernah memutuskan untuk tidak ambil bagian dengan berbagai alasan, mulai dari politik hingga finansial.
Uruguay menjadi juara bertahan pertama dan satu, satunya yang pernah menolak tampil di Piala Dunia 1934 sebagai bentuk protes terhadap negara-negara Eropa yang menolak datang ke Amerika Selatan pada edisi 1930.
Pada turnamen yang sama, Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia juga absen karena lebih memilih mengikuti British Home Championship yang saat itu dianggap lebih prestisius.
Berita Terkait
-
Piala Dunia 2026 di Ujung Tanduk? FIFA Terus Diam, Trump Makin Menggila
-
Piala AFF 2026 Bakal Punya Sensasi Piala Dunia di Sektor Ini
-
Gegara Aksi Trump, 4 Bank Venuzuela Ketiban Untung Raih Dana Segar Rp 8,4 T
-
Ronald Koeman Merasa Belanda Tak Diperhitungkan di Piala Dunia 2026
-
Patrick Kluivert Gagal Dapat Kerjaan Baru, Tunisia Jatuhkan Pilihan kepada Sabri Lamouchi
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL