Ilustrasi Donald Trump dan Piala Dunia 2026 [Suara.com]
Baca 10 detik
- Timnas Jerman berpotensi memboikot Piala Dunia 2026 akibat ancaman tarif impor oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
- Ancaman tarif tersebut muncul setelah Trump berniat mengakuisisi Greenland dan ditentang oleh beberapa negara Eropa.
- Boikot Piala Dunia disebut opsi terakhir Jerman jika Trump tidak mengubah kebijakan tarif impor terkait sengketa geopolitik.
Argentina kemudian memboikot Piala Dunia 1938 setelah FIFA kembali menunjuk Eropa sebagai tuan rumah, meski edisi sebelumnya digelar di Amerika Selatan.
India juga tercatat mundur dari Piala Dunia 1950, dengan alasan yang hingga kini masih diperdebatkan, termasuk isu larangan bermain tanpa sepatu.
Turki memilih tidak berpartisipasi di Piala Dunia 1950 karena kendala biaya perjalanan ke Amerika Selatan.
Sementara itu, Uni Soviet (USSR) menjadi negara terakhir yang tercatat memboikot Piala Dunia pada 1974, usai menolak bermain di Chile karena alasan politik pascakudeta militer.
Kontributor: Azka Putra
Komentar
Berita Terkait
-
Piala Dunia 2026 di Ujung Tanduk? FIFA Terus Diam, Trump Makin Menggila
-
Piala AFF 2026 Bakal Punya Sensasi Piala Dunia di Sektor Ini
-
Gegara Aksi Trump, 4 Bank Venuzuela Ketiban Untung Raih Dana Segar Rp 8,4 T
-
Ronald Koeman Merasa Belanda Tak Diperhitungkan di Piala Dunia 2026
-
Patrick Kluivert Gagal Dapat Kerjaan Baru, Tunisia Jatuhkan Pilihan kepada Sabri Lamouchi
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Beda Haluan dengan Sepak Bola, Futsal Indonesia Tegas Tolak Naturalisasi demi Produk Lokal.
-
Pemain yang Diincar PSG ini Tolak Tawaran Timnas, Indonesia, Padahal Diminta Ibunya
-
Fadly Alberto Siap Terima Sanksi Tegas dari Komite Disiplin PSSI
-
Cerita Legenda Barcelona di Jakarta: Blusukan ke Kota Tua, Terpesona Wayang dan Topeng
-
Persib Bandung Ditahan Dewa United, Ini Respon Santai Eliano Reijnders
-
Elkan Baggott dan 2 Pemain Abroad Lain yang Bisa Main di Liga Elite Eropa Musim Depan
-
Debut bersama Liverpool, Freddie Woodman Tidak Menyangka Langsung di Derbi Merseyside
-
Persib Kebobolan 4 Gol dalam 2 Laga, Ini Kata Bojan Hodak
-
Lamine Yamal Berhasil Samai Johan Cruyff
-
Superkomputer Prediksi Juara Liga Inggris Musim Ini, Arsenal atau Manchester City?