- Roy Keane membela Lisandro Martinez dari kritik Paul Scholes menyusul kemenangan United 2-0 atas City.
- Sebelum laga derby, Scholes dan Nicky Butt mengkritik fisik Martinez jelang menghadapi agresivitas Haaland.
- Martinez menyatakan kritik lebih dihargai jika disampaikan langsung, bukan melalui media atau podcast.
Suara.com - Roy Keane secara terbuka menyatakan ketidaksetujuannya terhadap kritik Paul Scholes kepada Lisandro Martinez, usai bek asal Argentina itu tampil impresif dalam kemenangan Manchester United atas Manchester City.
Manchester United sukses menundukkan Manchester City dengan skor 2-0 pada Derby Manchester di Old Trafford.
Dalam laga tersebut, Lisandro Martinez menjadi salah satu pemain kunci di lini belakang Setan Merah, membantu tim meredam agresivitas City yang hanya mampu mencatatkan satu tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan.
Menjelang laga derby, Martinez sempat menjadi sasaran kritik dari dua legenda Manchester United, Paul Scholes dan Nicky Butt, dalam sebuah podcast.
Nicky Butt bahkan melontarkan komentar pedas dengan menyebut Erling Haaland akan dengan mudah mengalahkan Martinez dalam duel fisik.
“Haaland akan mengangkat Martinez dan berlari bersamanya. Seperti ayah yang menggendong anak kecil,” ujar Butt.
Scholes kemudian menimpali dengan nada bercanda namun tajam, “Dia akan mencetak gol, lalu melempar Martinez ke dalam gawang.”
Berbeda dengan Scholes, Roy Keane justru memiliki pandangan positif terhadap Martinez.
Mantan kapten Manchester United itu sejak lama mengagumi karakter sang bek tengah.
Baca Juga: Bedah Taktik United Way Ala Michael Carrick, Sederhana tapi Bikin Guardiola Tak Berkutik
Dalam komentarnya pada 2023 lalu, Keane memuji semangat dan mentalitas bertahan Martinez, menyebutnya sebagai pemain yang ingin selalu berjuang hingga akhir.
“Dia ingin bertahan. Dia tipe pemain yang ingin kamu ajak masuk ke parit perang bersama,” ujar Keane.
Keane juga menyoroti bagaimana Martinez tetap fokus menjaga pertahanan meski United sudah unggul, serta menegaskan pentingnya clean sheet dari sudut pandang seorang bek.
Martinez sendiri menanggapi komentar tersebut dengan sikap tenang namun tegas.
Ia menegaskan tidak mempermasalahkan kritik, tetapi menyayangkan komentar yang tidak disampaikan secara langsung.
“Sejujurnya, dia bisa mengatakan apa pun yang dia mau. Kalau ingin bicara sesuatu ke saya, datang saja langsung. Ke rumah saya pun tidak masalah,” kata Martinez seperti dikutip Daily Mail.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs PSG: Ujian Berat Singa Lisboa Hadapi Juara Bertahan
-
Tepis Isu Balik Lagi ke Real Madrid, Jose Mourinho Beri Jawaban Menohok
-
Jawaban Tegas Manajemen Persija Jakarta Terkait Kabar Perekrutan Ivar Jenner: Sampai Saat Ini...
-
Arne Slot Bisa Bernafas Lega, Manajemen Liverpool Belum Tertarik pada Xabi Alonso
-
Jerman Pertimbangkan Boikot Piala Dunia 2026 Imbas Ancaman Donald Trump soal Greenland
-
Respons Niclas Fullkrug usai Gol Kilatnya Bawa AC Milan Tekuk Lecce
-
Rivalitas Lama Terulang, Anthony Hudson Soroti Kualitas John Herdman di Timnas Indonesia
-
Muka Masam Unai Emery Usai Aston Villa Kalah, Eks Liverpool: Dia Sangat Terpukul
-
Alasan Sadio Mane Jadi Pahlawan Senegal di Piala Afrika 2025, Bukan karena Gol atau Assist!
-
Jelang Piala Dunia 2026, Internal FIFA Terbelah, Penghargaan kepada Trump Bikin Malu Petinggi