News / Nasional
Jum'at, 06 Maret 2026 | 19:06 WIB
Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia dalam acara Peringatan Malam Nuzulul Quran dan Buka Puasa Bersama di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Jumat (6/3/2026). (Suara.com/Bagaskara Isdiansyah)
Baca 10 detik
  • Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, berbicara pada acara Nuzulul Quran di Jakarta, Jumat (6/3/2026).
  • Bahlil mengibaratkan keberhasilan politik Partai Golkar sebagai berkah Lailatul Qadar dengan penambahan kursi.
  • Acara tersebut bertujuan mempererat silaturahmi kader partai sekaligus menyambut malam kemuliaan Lailatul Qadar.

Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, memberikan pernyataan menarik di sela acara Peringatan Malam Nuzulul Quran dan Buka Puasa Bersama di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Di hadapan para kader dan alim ulama, Bahlil mengibaratkan keberhasilan politik partai sebagai berkah malam kemuliaan.

Acara yang mengangkat tema "Membumikan Al-Quran, Menggapai Hidayah, Menyongsong Lailatul Qadar" ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua Umum PBNU, KH Dr. Zulfa Mustofa, yang memberikan tausiyah.

Dalam sambutannya, Bahlil menggunakan analogi perjalanan waktu untuk menggambarkan fase bulan Ramadan yang kini tengah memasuki fase akhir untuk menyongsong malam Lailatul Qadar.

"Ini sudah menyongsong Lailatul Qadar ya, karena sudah... ini mataharinya sudah mulai turun-turun ini. Ibarat kalau perjalanan manusia itu, sekarang kita sudah di jam 12. Besok sudah mulai turun ke jam 1," ujar Bahlil dalam sambutannya.

Menteri ESDM ini melanjutkan bahwa bagi setiap Muslim, Lailatul Qadar adalah momentum turunnya berkah dan harapan.

Namun, dalam konteks perjuangan Partai Golkar sebagai institusi politik, ia memiliki definisi tersendiri mengenai keberkahan tersebut.

"Nah, ini insyaallah kalau orang yang selalu diberikan berkah, secercah harapan Lailatul Qadar sudah mulai turun. Tapi kalau bagi Partai Golkar, Lailatul Qadar itu kalau kursi tambah," tegas Bahlil.

Pernyataan tersebut menyiratkan optimisme Bahlil agar Partai Golkar terus meraih tren positif dalam perolehan kursi, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Baca Juga: Pesan Bahlil di Malam Nuzulul Quran: Bukan Alat Politik, Kekuasaan Adalah Instrumen Pengabdian

Baginya, penambahan kursi merupakan indikator keberhasilan pengabdian partai kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Bahlil bersyukur acara ini dapat mempererat silaturahmi keluarga besar Partai Golkar di bulan suci. Ia berharap semangat Nuzulul Quran dapat menjadi hidayah bagi para kader dalam menjalankan tugas-tugas politik dan kemanusiaan.

Load More