- Inter Milan akan menjamu Arsenal di San Siro pada Rabu (21/1) dinihari WIB dalam laga krusial Liga Champions.
- Arsenal datang dengan rekor sempurna enam kemenangan beruntun di fase liga, sementara Inter perlu menghindari kekalahan ketiga beruntun.
- Pertemuan ini diwarnai sejarah pertemuan sebelumnya termasuk kemenangan Inter musim lalu dan momen emosional Mkhitaryan melawan mantan klubnya.
Suara.com - Inter Milan akan menjamu Arsenal pada laga lanjutan fase liga Liga Champions di Stadion Giuseppe Meazza, San Siro, Rabu (21/1) dinihari WIB.
Pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat, mempertemukan dua tim dengan pertahanan terbaik di kompetisi Eropa musim ini.
Laga ini bukan sekadar penentuan posisi di fase liga, tetapi juga sarat dengan catatan sejarah, rekor impresif, serta aroma balas dendam dari pertemuan sebelumnya.
Musim lalu, Inter sukses menundukkan Arsenal 1-0 di fase liga lewat gol penalti Hakan Çalhanolu pada Matchday 4.
Selain itu, kedua tim juga pernah saling berhadapan di fase grup Liga Champions 2003/2004. Saat itu, Inter menang telak 3-0 di London sebelum Arsenal membalas dengan kemenangan besar 5-1 di Milan.
Bagi Inter, laga ini menjadi momen krusial untuk bangkit. Nerazzurri tercatat kalah dalam dua pertandingan terakhir Liga Champions dan belum pernah menelan tiga kekalahan beruntun di kompetisi ini.
Kekalahan dari Liverpool pada Matchday 6 juga memutus rekor 18 laga kandang tak terkalahkan Inter di Liga Champions (15 menang, 3 imbang), menjadikan duel kontra Arsenal sebagai ujian mental dan konsistensi.
Di sisi lain, Arsenal datang dengan kepercayaan diri luar biasa.
Pasukan Mikel Arteta menjadi satu-satunya tim yang mampu memenangkan enam laga pertama di fase liga musim ini.
Baca Juga: Sindiran Bek Inter Milan kepada Arsenal Jelang Duel Panas di Liga Champions
Ini merupakan kali pertama Arsenal mencatat enam kemenangan beruntun di fase utama Liga Champions.
Jika mampu menaklukkan Inter, The Gunners akan mengukir tujuh kemenangan beruntun di kompetisi UEFA untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
Catatan impresif Arsenal juga terlihat sejak kekalahan terakhir mereka dari Inter pada musim 2024/2025.
Sejak saat itu, Arsenal menyapu bersih sepuluh laga fase liga dengan kemenangan, hanya kebobolan tiga gol.
The Gunners juga hanya membutuhkan satu gol lagi untuk mencapai torehan 400 gol sepanjang sejarah European Cup.
Sorotan individual tertuju pada Gabriel Martinelli. Winger asal Brasil itu sedang berada dalam performa terbaik setelah mencetak gol dalam lima penampilan Liga Champions secara beruntun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL