- Semen Padang meminjam penyerang sayap Maicon Souza dari Borneo FC untuk putaran kedua BRI Super League 2025/2026.
- Pemain Brasil tersebut diharapkan meningkatkan serangan dan membantu tim keluar dari zona degradasi klasemen sementara.
- Maicon Souza, winger kelahiran 1996, sebelumnya telah mencatatkan dua gol dan tiga assist bersama Borneo FC.
Suara.com - Semen Padang memperkuat lini depan dengan mendaratkan penyerang sayap Maicon Souza pada bursa transfer paruh musim untuk mengarungi putaran kedua kompetisi BRI Super League 2025/2026.
Maicon didatangkan oleh Semen Padang dengan status pinjaman dari sesama klub Super League Borneo FC dengan durasi hingga akhir musim.
Direktur Utama Semen Padang FC Hermawan Ardiyanto berharap kehadiran Maicon dapat menambah daya gedor tim asuhan Kabau Sirah ketika menghadapi paruh kedua Super League.
Ia juga berharap pemain asal Brasil tersebut dapat cepat beradaptasi dengan tim dan membantu Semen Padang FC keluar dari zona degradasi BRI Super League.
Saat ini Semen Padang menempati peringkat ke-17 klasemen sementara BRI Super League setelah memiliki 10 poin dari 17 pertandingan, terpaut enam poin dari zona aman.
Maicon merupakan pemain yang berposisi sebagai winger. Ia dikenal memiliki kecepatan dan fleksibilitas dalam bermain di sisi lapangan, khususnya di sayap kiri, serta mampu bermain di sayap kanan. Pemain kelahiran 16 Maret 1996 ini memiliki tinggi badan 1,75 meter.
Selama memperkuat Borneo FC, Maicon mencatatkan 15 penampilan dengan torehan 2 gol dan 3 assist. Rata-rata, ia bermain selama 43 menit di setiap pertandingan.
Sebelum bergabung dengan Borneo FC pada 1 Juli 2025, Maicon memiliki pengalaman bermain di sejumlah klub luar negeri di berbagai negara bahkan benua.
Pemain berkebangsaan Brasil tersebut sempat membela Naxxars Lions FC dan Birkirkara FC di Divisi 1 Malta, serta Ermesinde 1936 di Portugal. Di Brasil, Maicon pernah memperkuat klub Jequie, Barcelona BA, dan Rio de Janeiro FC.
Baca Juga: Putaran Kedua Dimulai! Jadwal Lengkap Pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026
(Antara)
Berita Terkait
-
Putaran Kedua Dimulai! Jadwal Lengkap Pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026
-
Profil Guillermo Fernandez, Mesin Gol Baru Semen Padang dari North East FC
-
Semen Padang Resmi Boyong Eks Striker Athletic Bilbao, Bisa Debut Lawan Bali United
-
Alasan Fajar Fathur Rahman Tinggalkan Borneo FC demi Gabung Persija Jakarta
-
Resmi! Fajar Fathur Rahman Jadi Amunisi Baru Persija Jakarta
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Ole Romeny Jadi Predator Ganas Timnas Indonesia, Cetak 6 Gol dari 10 Pertandingan
-
Disebut Pejuang Sejati, Elkan Baggott Bikin Pelatih Mozambik Angkat Topi!
-
Update Cedera Neymar, CBF Keluarkan Hasil Pemeriksaan MRI Terbaru Jelang Kickoff Piala Dunia 2026
-
Roberto Martinez: Ronaldo Luangkan Waktu dan Tenaga 24 Jam untuk Timnas Portugal di Piala Dunia 2026
-
Tersisih dari Piala Dunia, Cole Palmer dan Joao Pedro Justru Tampil di Film Confessions II
-
Mengapa Piala Dunia 2026 Dipenuhi Pemain Berusia 40 Tahun? Ini Penjelasan Sains dan Rahasianya
-
FIFA Larang Bendera Lama Iran Berkibar di Stadion Saat Piala Dunia 2026
-
Kondisi Bukayo Saka Mengkhawatirkan, Thomas Tuchel Hati-Hati Mainkan di Piala Dunia 2026
-
Barcelona Khawatir Lamine Yamal Dipaksakan Tampil di Piala Dunia 2026
-
Kapten Mozambik Doakan Timnas Indonesia Bisa Tembus Piala Dunia 2030