- Erling Haaland marah dan menyebut kekalahan 1-3 Manchester City dari tim debutan Bodø/Glimt sebagai hasil yang memalukan, serta meminta maaf kepada suporter.
- Pep Guardiola mengakui bahwa timnya sedang dalam fase sulit di mana "segala sesuatunya salah", diperparah dengan kartu merah Rodri dan badai cedera di lini belakang.
- Manchester City kini terancam gagal lolos otomatis ke 16 besar Liga Champions dan harus menjalani laga penentuan melawan Galatasaray pekan depan.
Suara.com - Striker andalan Manchester City, Erling Haaland, tak bisa menyembunyikan amarah dan rasa malunya setelah timnya secara mengejutkan takluk dari tim non-unggulan asal Norwegia, Bodø/Glimt.
Dalam laga lanjutan Liga Champions yang digelar Selasa malam waktu setempat, raksasa Inggris itu dipaksa menyerah dengan skor cukup telak 1-3.
Kekalahan ini semakin memperburuk tren negatif City yang sebelumnya juga baru saja dihajar rival sekota, Manchester United, dengan skor 0-2 di ajang Premier League.
Haaland secara terbuka meminta maaf kepada seluruh pendukung The Citizens yang hadir maupun yang menonton dari jauh, menyebut performa timnya sebagai sesuatu yang memalukan.
"Saya tidak punya jawabannya. Saya bertanggung jawab penuh karena tidak mampu mencetak gol yang seharusnya saya lakukan," ujar Haaland kepada TNT Sports dengan nada kecewa.
Ia mengakui bahwa Bodø/Glimt bermain luar biasa dan pantas mendapatkan kemenangan, sementara City tampil jauh di bawah standar.
"Saya hanya meminta maaf kepada semua orang; setiap pendukung Man City dan setiap pendukung yang bepergian hari ini, karena pada akhirnya ini memalukan," tegasnya.
Senada dengan strikernya, manajer Pep Guardiola juga mengakui bahwa timnya sedang berada dalam fase di mana segala sesuatunya berjalan salah.
"Hari ini adalah kesempatan luar biasa bagi kami, tetapi semuanya salah, melawan kami dalam banyak detail. Itu fakta dan kami harus mencoba mengubahnya," kata Guardiola.
Baca Juga: Bukan Carrick Ball, Ternyata Ini Strategi Manchester United Saat Tekuk Manchester City
Penderitaan City semakin lengkap dengan diusirnya gelandang kunci Rodri yang menerima dua kartu kuning dalam waktu singkat, menambah daftar masalah di tengah badai cedera yang melanda lini belakang.
Absennya bek-bek utama seperti Rúben Dias, John Stones, dan Josko Gvardiol membuat pertahanan City terlihat rapuh dan mudah ditembus oleh tim debutan turnamen tersebut.
Kini, nasib Manchester City untuk lolos otomatis ke babak 16 besar Liga Champions akan sangat bergantung pada laga hidup mati melawan Galatasaray pekan depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Irfan Bachdim Dukung Jepang di Piala Dunia 2026, Yakin Samurai Biru Melaju Jauh
-
Miris! Timnas Jepang Dapat Fasilitas Latihan Bak Tarkam di Piala Dunia 2026, Langsung Pindah
-
Korea Selatan Ingin Ulangi Kesuksesan 24 Tahun Silam di Piala Dunia 2026
-
Mathew Baker Beri Tanggapan Menyentuh Usai Ukir Rekor Debutan Termuda Timnas Indonesia
-
John Herdman Tuai Pujian Usai Berani Mainkan Wonderkid Timnas Indonesia Saat Bungkam Oman
-
Mathew Baker Sampai Kehilangan Kata-kata Sukses Debut Bersama Timnas Indonesia Senior
-
Gagalkan Penalti Oman, Emil Audero Harus Berterima Kasih kepada Elkan Baggott
-
Media Korsel Kaitkan Shin Tae-yong dengan Persija Jakarta
-
Mulai Lancar Bahasa Indonesia, John Herdman: Saya Capek Usai Kalahkan Oman
-
Mathew Baker Pecahkan Rekor Bersama Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi