- Dominik Szoboszlai mencetak gol tendangan bebas mendatar yang cerdik dengan memanfaatkan celah di bawah pagar betis pemain Marseille, membuka kemenangan 3-0 Liverpool.
- Szoboszlai mengaku sudah meriset kebiasaan lawan dan berdiskusi dengan Mohamed Salah sebelum mengeksekusi bola mati tersebut.
- Kemenangan ini membawa Liverpool naik ke peringkat empat klasemen Liga Champions dan memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 13 pertandingan.
Suara.com - Gelandang Liverpool, Dominik Szoboszlai, mengungkapkan rahasia di balik gol tendangan bebas cerdiknya yang menjadi pembuka kemenangan The Reds atas Marseille di Liga Champions.
Dalam laga yang digelar di Stade Vélodrome, Rabu malam, Liverpool sukses membungkam tuan rumah dengan skor telak 3-0.
Kebuntuan pecah tepat sebelum jeda babak pertama usai Liverpool mendapatkan hadiah tendangan bebas dari jarak sekitar 20 yard.
Empat pemain Marseille membentuk pagar betis, namun mereka melakukan kesalahan fatal dengan tidak menempatkan satu pemain pun berbaring di belakang pagar (teknik draft excluder).
Melihat celah tersebut, Szoboszlai yang sudah melakukan "pekerjaan rumah" alias riset sebelumnya, memutuskan untuk melepaskan tembakan mendatar.
Saat para pemain Marseille melompat serentak, bola meluncur mulus di bawah kaki mereka dan bersarang ke gawang tanpa bisa dihalau kiper Gerónimo Rulli.
"Saya sudah mengerjakan PR saya dan diberi tahu bahwa jika tidak ada yang berbaring, maka mungkin saya punya kesempatan untuk memukulnya di bawah pagar," ungkap Szoboszlai kepada TNT Sports.
Strategi bertahan dengan pemain berbaring sebenarnya sudah umum di sepak bola modern, namun absennya taktik tersebut kali ini dimanfaatkan dengan sempurna oleh kapten Timnas Hungaria itu.
Pelatih Marseille, Roberto De Zerbi, bahkan menyebut gol tersebut sebagai gol konyol yang seharusnya tidak terjadi.
Baca Juga: Inter Milan Dipermalukan Arsenal, Kepemimpinan Wasit Joao Pinheiro Tuai Pujian
Menariknya, eksekusi bola mati tersebut diambil oleh Szoboszlai meskipun Mohamed Salah, sang spesialis, sudah kembali bermain sebagai starter.
Salah yang baru kembali dari Piala Afrika sempat berdiskusi singkat dengan Szoboszlai sebelum tendangan dilakukan.
"Dia bertanya apakah saya ingin mengambilnya, saya bilang ya karena saya memeriksa jika tidak ada yang berbaring, saya akan mengambilnya di bawah pagar," cerita Szoboszlai.
Selain gol Szoboszlai, kemenangan Liverpool dilengkapi oleh gol bunuh diri Rulli dan tembakan Cody Gakpo di masa injury time.
Kemenangan ini mendongkrak posisi Liverpool ke peringkat empat klasemen Liga Champions, memperbesar peluang lolos otomatis ke babak 16 besar.
Pelatih Arne Slot memuji profesionalisme Salah yang langsung tampil 90 menit meski baru kembali dari tugas negara, serta ketangguhan mental skuadnya yang tak terkalahkan dalam 13 laga terakhir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
2 Pemain Keturunan Mulai Jalani Proses Naturalisasi, Salah Satunya Penyerang
-
Rekap Hasil Uji Coba Jelang Piala Dunia 2026 Hari Ini: Prancis dan Belanda Menang Tipis
-
Timnas Indonesia Waspada! 5 Fakta Mozambik yang Bisa Jadi Ancaman Garua Malam Ini
-
Justin Hubner Cedera, Timnas Indonesia Siapkan Skenario Alternatif Melawan Mozambik
-
Timnas Indonesia Incar Kemenangan Beruntun vs Mozambik, John Herdman Fokus Benahi Celah Skuad Garuda
-
Head to Head Timnas Indonesia vs Mozambik, Hapus Tren Buruk Lawan Tim Afrika
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia Hadapi Mozambik: Pilar Cadangan Unjuk Gigi
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday 9 Juni 2026
-
Bikin Heboh Bekasi, Eks Liverpool Daniel Sturridge Mendadak Muncul di Episode 4 Second Chance
-
Pelatih Mozambik Blak-blakan Alasan Tanpa Dua Bintang Eropa Hadapi Timnas Indonesia