- Kapten Go Ahead Eagles, Mats Deijl, mengonfirmasi kepindahannya ke Feyenoord usai laga Liga Europa, Kamis (22/1/2026).
- Deijl menegaskan kepindahan ini merupakan langkah penting menuju level tertinggi meski terjadi pasca kekalahan timnya.
- Pemain 28 tahun itu sebelumnya membawa Go Ahead Eagles menjuarai Piala KNVB setelah empat setengah tahun berkontribusi.
Suara.com - Kapten Go Ahead Eagles, Mats Deijl, mengonfirmasi kepindahannya ke Feyenoord seusai timnya menelan kekalahan 1-3 dari OGC Nice pada laga Liga Europa di De Grolsch Veste, Kamis (22/1/2026) waktu setempat.
Deijl memastikan laga tersebut menjadi penampilan terakhirnya bersama Go Ahead Eagles setelah membela klub asal Deventer itu selama sekitar empat setengah tahun. Kepastian tersebut disampaikan sang bek kanan dalam wawancara singkat usai pertandingan.
“Saya sudah memainkan pertandingan terakhir saya untuk klub ini. Sekarang tinggal tanda tangan saja. Jika bus tim berhasil sampai ke hotel, maka saya sudah menjadi pemain Feyenoord,” ujar Deijl kepada Ziggo Sport.
Pengumuman tersebut terbilang unik karena disampaikan hanya beberapa menit setelah kekalahan yang hampir memastikan Go Ahead Eagles tersingkir dari persaingan Eropa. Meski begitu, Deijl menegaskan kepindahannya ke Feyenoord merupakan keputusan yang tepat.
“Tentu saja Anda ingin mengakhiri semuanya dengan cara yang baik. Namun, ketika klub sebesar Feyenoord datang, saya rasa Anda tidak ingin menunggu sampai musim panas. Pembicaraan kami berjalan sangat baik, semuanya terasa pas, dan ini adalah langkah impian bagi saya,” kata Deijl.
“Sejak muda, setiap pemain pasti bermimpi bisa bermain di level tertinggi,” tambahnya.
Pemain berusia 28 tahun itu bergabung dengan Go Ahead Eagles pada 2021 setelah didatangkan secara gratis dari FC Den Bosch. Sejak saat itu, ia menjadi figur penting dan membawa klub berkembang menjadi tim papan tengah Eredivisie yang stabil.
Di bawah kepemimpinan Deijl sebagai kapten, Go Ahead Eagles mencatatkan sejarah dengan menjuarai Piala KNVB musim lalu. Mereka mengakhiri puasa gelar hampir satu abad setelah mengalahkan AZ pada partai final, di mana Deijl mencetak gol penyeimbang melalui eksekusi penalti di masa tambahan waktu.
Gelar tersebut juga membawa Go Ahead Eagles tampil di Liga Europa untuk pertama kalinya sejak 1966.
Baca Juga: Lille Petik Kekalahan atas Celta Vigo di Liga Europa, Calvin Verdonk Cuma Main 3 Menit
Sementara itu, Feyenoord sendiri masih menjaga asa lolos ke fase berikutnya Liga Europa setelah meraih kemenangan atas juara Austria, Sturm Graz, pada laga yang digelar lebih awal. Klub asal Rotterdam itu akan menjalani laga penentuan melawan Real Betis pada pertandingan terakhir fase liga.
Mats Deijl akan menjadi rekrutan kedua Feyenoord pada bursa transfer Januari. Sebelumnya, Feyenoord telah mengumumkan kembalinya bek Jeremiah St. Juste yang didatangkan secara bebas transfer dari Sporting CP.
Berita Terkait
-
Lille Petik Kekalahan atas Celta Vigo di Liga Europa, Calvin Verdonk Cuma Main 3 Menit
-
Blunder Dean James Jadi Awal Petaka Go Ahead Eagles di Liga Europa, Diganjar Rating Terendah
-
Klasemen Liga Europa usai Pekan ke-7: Aston Villa dan Lyon Melangkah ke 16 Besar
-
AS Roma Kalahkan Stuttgart 2-0, Niccolo Pisilli Jadi Pahlawan Kemenangan
-
Menang 1-0 atas Fenerbahce, Aston Villa Lolos ke Babak 16 Besar Liga Europa
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
MLSC Samarinda Ramai Peminat, Borneo FC Segera Buka Akademi Sepak Bola Putri
-
Eliano Reijnders Menghilang di Latihan Persib, Bojan Hodak Buka Suara
-
Jelang Undian Grup Piala Asia 2027: Thailand Kasih Isyarat Takut Timnas Indonesia
-
Pembuktian Sang Mantan! Cahya Supriadi Dipuji Pelatih PSIM usai Bikin Frustrasi Persija
-
Jadwal Super League Pekan ke-30: Laga Krusial Perburuan Gelar Persib dan Borneo FC
-
Disepelekan dalam Perburuan Juara, Pelatih Borneo FC: Kami Bukan Tim Musiman
-
Thom Haye hingga Marc Klok Latihan Terpisah Jelang Persib vs Bhayangkara FC, Kenapa?
-
Persija Tumpul Lawan PSIM, Mauricio Souza Kritik Penyelesaian Akhir Timnya
-
Persib Mandul Lawan Arema FC, Bojan Hodak Nyinyir 'Puji' Kiper Lawan
-
Klasemen BRI Super League: Borneo FC Samai Perolehan Poin Persib Bandung, Persaingan Makin Sengit