- Persija Jakarta menjamu Madura United di GBK meski kehilangan lima pemain kunci utama.
- Dony Tri Pamungkas tegaskan kesiapan mental tim raih poin penuh di hadapan Jakmania.
- Persija fokus selesaikan 17 laga sisa demi menjaga posisi di papan atas klasemen.
Selama satu pekan terakhir porsi latihan khusus telah diberikan untuk menutup celah lubang yang ditinggalkan.
Dony Tri Pamungkas menegaskan bahwa keterbatasan jumlah pemain bukan menjadi alasan untuk tampil loyo di kandang.
Semua pemain yang masuk dalam daftar susunan pemain memiliki kualitas yang setara untuk menjalankan mandat pelatih.
Mentalitas juara tetap tertanam kuat di benak para pemain Persija menjelang kick-off melawan Laskar Sape Kerrab.
Dony memberikan pernyataan resmi terkait kesiapan timnya dalam sesi konferensi pers menjelang pertandingan besar tersebut.
“Untuk pertandingan besok, kami semua siap. Memang ada beberapa pemain yang tidak bisa bermain, tapi kami semua siap untuk pertandingan besok. Semua persiapan pun berjalan dengan lancar. Besok merupakan pertandingan yang penting," kata Dony sehari jelang laga.
Pemain sayap kiri ini juga sangat mengharapkan kehadiran ribuan Jakmania untuk membakar semangat tim di stadion.
Dukungan langsung dari suporter dianggap sebagai pemain kedua belas yang mampu mengubah keadaan di saat sulit.
“Kami berharap untuk suporter bisa ramai datang ke stadion untuk mendukung. Kami optimistis bisa mendapatkan tiga poin,” jelasnya.
Baca Juga: Duel Emosional Mauricio Souza, Mampukah Persija Jakarta Benamkan Madura United ke Zona Merah?
Ambisi meraih poin penuh ini sangat realistis mengingat performa stabil Persija sepanjang putaran pertama musim ini.
Persija Jakarta menutup paruh pertama liga dengan catatan yang cukup impresif bagi tim ibu kota.
Keberhasilan menduduki peringkat ketiga klasemen sementara menjadi bukti solidnya permainan kolektif yang mereka terapkan selama ini.
Pencapaian tersebut menjadi suntikan motivasi tambahan bagi Dony dan kawan-kawan untuk terus konsisten di jalur juara.
Pemain timnas Indonesia ini melihat fondasi taktik yang dibangun pelatih sudah mulai menunjukkan hasil yang nyata.
Setiap laga di putaran kedua dianggap sebagai partai final yang wajib dimenangkan dengan perjuangan yang ekstra keras.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Fadly Alberto Tetap Kejar Mimpi Pesepak Bola Profesional Meski Terancam Hukuman Berat Komdis PSSI
-
Ivar Jenner Ungkap Cuaca Panas Jadi Musuh Utama Pemain Keturunan Indonesia di Super League
-
Rapor Bintang Timnas Indonesia di Super League: Rizky Ridho hingga Thom Haye Menyala!
-
Hasil Super League: Persib Bandung Gagal Menang Lagi! Terancam Dikudeta Borneo FC
-
Kegilaan Sandy Walsh Bersama Buriram United Musim Ini, Peluang Sikat 2 Trofi
-
Update Harga Pasar Pemain Timnas Indonesia: Jay Idzes Tembus Rp173 Miliar, Mees Hilgers Makin Turun
-
Hadapi Grup Berat, Kurniawan Yakin Timnas Indonesia U-17 Bisa Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Dijamu PSIS Semarang, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan
-
Alvaro Arbeloa Ungkap Alasan Jarang Mainkan Dani Carvajal
-
Memble Ditahan Imbang Dewa United, Persib Bakal Mengamuk Saat Jumpa Arema FC