Bola / Bola Indonesia
Senin, 26 Januari 2026 | 07:43 WIB
PSSI memberikan apresiasi tinggi terhadap program pembinaan usia dini bertajuk Satu Anak Satu Bola yang digagas MaPan FC. [Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha]
Baca 10 detik
  • Program Satu Anak Satu Bola diluncurkan di Bekasi pada 25 Januari 2026 dengan pembagian 1.000 bola ke 40 SSB.
  • Inisiatif MaPan FC ini bertujuan pemerataan pembinaan sepak bola usia dini melalui kepemilikan bola personal oleh anak.
  • Program berkelanjutan ini akan disinergikan dengan PSSI untuk pembinaan, kompetisi, dan penyaringan bakat di seluruh Indonesia.

Apresiasi juga datang dari Exco PSSI, Arya Sinulingga, yang menilai program Satu Anak Satu Bola sangat selaras dengan kebutuhan dasar pembinaan sepak bola nasional.

Menurutnya, sentuhan bola yang intens sejak dini merupakan kunci utama peningkatan kualitas pemain di masa depan.

"Kami senang karena ini menjadi salah satu yang terdepan memberikan perhatian pada sepak bola usia dini. Anak-anak itu butuh sentuhan bola. Semakin sering menyentuh bola, semakin baik kualitas pemain ke depan,” ujar Arya.

Ia juga menilai jangkauan program yang tidak terbatas di satu daerah menjadi nilai strategis tersendiri.

"Apalagi program ini tidak hanya di Bekasi, tetapi akan menjangkau seluruh Indonesia. Ini sangat strategis," katanya.

PSSI pun membuka peluang kolaborasi lanjutan dengan Asprov serta Askab/Askot PSSI di daerah agar program Satu Anak Satu Bola mampu menggerakkan ekosistem sepak bola lokal secara berkelanjutan.

"Semoga inisiatif ini benar-benar menjadi fondasi masa depan sepak bola Indonesia yang lebih baik," pungkas Arya.

Load More