- Pelatih Cremonese, Davide Nicola, optimistis meskipun timnya kalah 1-0 dari Sassuolo di laga Serie A.
- Nicola menyebut sepuluh menit awal laga sangat sulit karena timnya kurang menekan dan pertahanan terbuka.
- Nicola fokus pada perbaikan mentalitas dan agresivitas tim meskipun terkendala keterbatasan pemain.
Suara.com - Pelatih Cremonese, Davide Nicola, tetap menunjukkan sikap optimistis meski timnya harus menelan kekalahan tipis 1-0 dari Sassuolo pada laga Serie A di Mapei Stadium.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Nicola menegaskan bahwa dirinya tidak kecewa dengan performa tim, meski hasil akhir belum berpihak pada skuad Grigiorosso.
Nicola mengakui awal pertandingan berjalan buruk bagi Cremonese.
“Sepuluh menit pertama sangat sulit. Kami tidak mampu menekan dengan timing yang tepat dan terlalu sering terbuka dalam formasi bertahan. Gol yang kami kebobolan sebenarnya bisa dihindari,” ujar Nicola dilansir dari Cremonasport.it
Setelah itu, ia menilai permainan timnya mulai membaik dan lebih seimbang.
“Setelahnya pertandingan menjadi lebih seimbang. Kami mengubah sistem menjadi 3-5-2 yang bisa berubah ke 4-4-2. Masalah kami saat ini adalah kurangnya kontinuitas dan keterbatasan pemain. Itu jelas berpengaruh pada ketenangan tim di lapangan,” lanjutnya.
Meski demikian, Nicola menegaskan dirinya tidak kecewa dengan sikap dan mentalitas pemainnya.
“Saya tidak tidak kecewa. Kami bermain dengan keberanian dan dedikasi. Memang hasilnya belum kami dapatkan, tapi kami akan terus melangkah ke depan dengan penuh dedikasi,” tegasnya.
Nicola juga menjelaskan kondisi Collocolo, yang harus ditarik keluar karena masalah fisik.
Baca Juga: Rapor Jay Idzes Usai Kemenangan Sassuolo Tekuk Emil Audero Cs, Nemanja Matic Jadi MVP
“Latihan dan pertandingan itu berbeda. Dia merasakan nyeri dan kami masih harus melihat sejauh apa cederanya. Kami akan mencari solusi dan alternatif. Satu pekan lagi bursa transfer akan ditutup, kami tahu apa yang kami butuhkan dan harus tetap jernih dalam mengambil keputusan,” jelasnya.
Mengenai gol Sassuolo yang dicetak Alieu Fadera, Nicola tidak terlalu menyoroti kesalahan teknis semata.
“Kesalahan teknis itu bisa diterima, apalagi kami sedang mencoba dinamika baru dan beberapa pemain bermain di posisi yang bukan aslinya. Yang harus kami perbaiki adalah mentalitas dan agresivitas. Setelah 10 menit pertama, kami mulai menguasai bola dan mengubah statistik pertandingan,” ungkapnya.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Rapor Jay Idzes Usai Kemenangan Sassuolo Tekuk Emil Audero Cs, Nemanja Matic Jadi MVP
-
Kronologis Emil Audero Ditinggal Bus Usai Kekalahan dari Jay Idzes Cs, Gara-gara Orang Indonesia
-
Emil Audero Masuk 5 Besar Kiper Terbaik di Liga Top Eropa
-
11 Tembakan Verona ke Emil Audero, Empat Digagalkan
-
Statistik Emil Audero saat Lawan Hellas Verona, Sukses Catatkan Clean Sheet
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Diancam Trump untuk Mundur dari Piala Dunia 2026, Timnas Iran Lawan Balik: Lo Siape?
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
BRI Super League: Ditahan Persijap, Pelatih PSIM Yogyakarta Evaluasi Bola Mati
-
Tandang ke Markas Borneo FC, Ini Pesan Umuh Muchtar untuk Pemain Persib Bandung
-
Dean Zandbergen Disebut Cocok Temani Ole Romeny di Timnas Indonesia, Naturalisasi Here We Go?
-
Tak Hanya Paes dan Audero, Ini 3 Kiper Lokal yang Siap Gebrak Skuad Garuda Era John Herdman
-
Ekspresi Shock Pep Guardiola Lihat Gawang Donnarumma Dibobol Tiga Kali oleh Valverde
-
Makna Jersey Baru Timnas Indonesia, Erick Thohir Sebut Jadi Simbol Kepercayaan
-
Kegilaan Sandy Walsh, Sukses Catatkan Back to Back Level Asia di Tingkat Klub
-
Filosofi Jersey Baru Timnas Indonesia: Tonjolkan Sentuhan Klasik dan Budaya Nusantara