Bola / Liga Inggris
Kamis, 11 Juni 2026 | 17:12 WIB
Polisi telah menerima informasi baru tentang David Sullivan. [Steven Paston/PA Wire]
Baca 10 detik
  • Kepolisian Essex tengah menyelidiki tuduhan perilaku predator seksual terhadap pemilik West Ham, David Sullivan, yang terjadi era 1980-an.
  • Tujuh wanita menuduh David Sullivan melakukan eksploitasi saat mengelola tabloid Daily Sport dan Sunday Sport pada masa lalu.
  • David Sullivan membantah semua tuduhan tersebut dan memutuskan mengundurkan diri sebagai ketua West Ham United dengan segera.

Suara.com - Polisi telah menerima informasi baru menyusul tuduhan tentang perilaku salah satu pemilik West Ham, David Sullivan.

Pria berusia 77 tahun itu baru-baru ini mengundurkan diri sebagai ketua klub sepak bola London timur untuk melawan apa yang ia klaim sebagai "tuduhan palsu" tentang perilakunya.

Dua media besar, BBC dan The Times melaporkan kesaksian tujuh wanita yang mengklaim bahwa Sullivan terlibat dalam perilaku eksploitatif dan predator seksual.

Kantor Kepolisian Essex sekarang mengatakan mereka telah menerima beberapa kontak dan penyelidikan atas hal tersebut sedang berlangsung.

Regulator Sepak Bola Independen (IFR) mengatakan dalam pernyataan sebelumnya bahwa mereka sedang berhubungan dengan klub sepak bola untuk mencari informasi tentang kelayakan Sullivan sebagai salah satu pemilik menyusul klaim tersebut, yang ia bantah.

Downing Street menyebut tuduhan itu mengerikan dan mengatakan bahwa polisi berhak untuk menilai klaim tersebut. Kesaksian dari para wanita tersebut berasal dari tahun 1980-an dan 1990-an, ketika ia memiliki surat kabar tabloid Daily Sport dan Sunday Sport.

Menurut pemberitaan, tuduhan terhadap Sullivan melibatkan dirinya yang menekan model muda atau calon model yang berusia akhir belasan atau awal dua puluhan.

The Times mengatakan bahwa investigasi tersebut berlangsung selama dua tahun, yang melibatkan para reporternya mewawancarai puluhan mantan model dan sumber industri lainnya.

Pada akhir pekan, Bapak Sullivan mengatakan bahwa ia "dengan tegas membantah" semua tuduhan tersebut.

Baca Juga: Simak! Ini Modus Baru Penipuan Digital yang Sedang Marak di Indonesia dan Dunia

Dalam pernyataan selanjutnya, ia mengatakan ingin "mengklarifikasi laporan media baru-baru ini mengenai kesepakatan yang dinegosiasikan dengan Asosiasi Sepak Bola (FA), yang secara tidak akurat digambarkan sebagai 'larangan' disiplin".

"Selama 16 tahun saya di West Ham United, saya tidak pernah bertemu dengan pemain akademi atau tim wanita secara satu lawan satu, oleh karena itu, kesepakatan sementara yang dinegosiasikan dengan FA untuk tidak melakukannya sampai FA menyelesaikan pengaduan yang belum terselesaikan terkait dengan satu pengaduan anonim mengenai suatu peristiwa pada tahun 1981 telah disepakati," kata Bapak Sullivan, dalam pernyataan yang dirilis melalui pengacara melansir Mirror, Kamis (11/6/2026).

"Pengaduan tersebut tidak ada hubungannya dengan masa saya di sepak bola dan itu tidak pernah terjadi. Saya melihatnya sebagai pembatasan yang tidak berarti, karena tidak berdampak pada pekerjaan saya dengan cara apa pun, oleh karena itu saya menerimanya demi kehidupan yang tenang."

Kepolisian Metropolitan menyatakan sedang menyelidiki laporan terkait "dugaan pengambilan gambar tidak senonoh dan eksploitasi seksual di beberapa lokasi di London dan Essex pada tahun 1980-an".

Pihak kepolisian mengatakan penyelidikan ini terkait dengan satu korban yang diduga dan dipimpin oleh detektif spesialis dari tim pemerkosaan dan pelanggaran seksual serius Kepolisian Metropolitan.

Kepolisian Essex menyelidiki dugaan pelanggaran seksual yang terjadi beberapa waktu lalu setelah laporan diserahkan dari Kepolisian Metropolitan pada tahun 2023.

Load More