Bola / Liga Inggris
Senin, 26 Januari 2026 | 15:03 WIB
Amad Diallo dibekap cedera pergelangan kaki ketika tampil dalam kemenangan 2-0 Manchester United atas Arsenal dalam laga pramusim di Amerika Serikat, Minggu (23/7/2023). [Instagram/@amaddiallo19]
Baca 10 detik
  • Amad Diallo menyindir Arsenal setelah Manchester United menang dramatis 3-2 di Emirates pada Senin (26/1).
  • Diallo mengklaim harapan gol Arsenal hanya datang dari situasi bola mati, khususnya tendangan sudut, yang didukung statistik.
  • Kemenangan ini menegaskan peran penting Diallo di bawah kepemimpinan pelatih interim Michael Carrick bagi MU.

Suara.com - Winger Manchester United, Amad Diallo, melontarkan sindiran tajam kepada Arsenal usai kemenangan dramatis 3-2 Setan Merah atas The Gunners di Stadion Emirates, Senin (26/1).

Diallo menyebut bahwa satu-satunya harapan Arsenal untuk mencetak gol hanyalah lewat situasi bola mati, khususnya tendangan sudut.

Kemenangan ini menjadi hasil sempurna kedua Manchester United di bawah kepemimpinan Michael Carrick, yang baru menjabat sebagai pelatih interim.

MU sukses mempermalukan pemuncak klasemen Premier League di kandangnya sendiri, sekaligus mengirim sinyal bahaya bagi para pesaing gelar.

Amad Diallo tampil selama 88 menit sebagai starter di sisi kanan serangan.

Penampilannya kembali menegaskan peran penting sang winger asal Pantai Gading dalam skema Carrick.

Usai laga, Diallo meluapkan emosinya melalui media sosial X (Twitter). Ia membalas unggahan seorang fans dengan kalimat:

“Your only hope is corner” (Satu-satunya harapan kalian cuma dari corner), disertai emoji tertawa.
Ia juga menambahkan: “Be humble kid” (Rendah hatilah, nak), dengan emoji “diam”.

Diallo bahkan mengutip unggahan lama sang fans yang sebelumnya memprediksi Arsenal menang 4-0. Dengan menyertakan skor akhir 3-2 untuk MU, ia menulis: “Enjoy kid”.

Baca Juga: Viral Joget Matheus Cunha Usai Cetak Gol Kelas Dunia di Kandang Arsenal

Sindiran Diallo tak sepenuhnya tanpa dasar. Secara statistik, Arsenal memang mencetak 42 gol liga musim ini (tertinggi kedua setelah Manchester City), namun performa individu para penyerangnya tengah menurun drastis.

Sebaliknya, Arsenal justru sangat bergantung pada situasi bola mati. Mereka telah mencetak 26 gol dari set-piece musim ini, terbanyak di lima liga top Eropa.

Di bawah Michael Carrick, Amad Diallo justru menjadi sosok kunci. Ia juga tampil penuh saat MU mengalahkan Manchester City di laga derby pekan lalu.

Meski Manchester United mendatangkan Bryan Mbeumo, Diallo tetap mendapat tempat utama.

Carrick memainkan Mbeumo sebagai striker (No.9) di depan Benjamin Šeško, membuka ruang bagi Diallo untuk menguasai sisi kanan.

Situasi ini berbeda jauh dari era pelatih sebelumnya, Ruben Amorim, yang kerap memainkan Diallo sebagai wing-back dalam skema tiga bek.

Load More