Suara.com - Kebangkitan Juventus di bawah komando Luciano Spalletti semakin nyata. Kemenangan telak 3-0 atas Napoli di Allianz Stadium, Senin (26/1) dini hari WIB, bukan sekadar soal skor besar atau nama lawan, tetapi menjadi simbol kuat arah baru yang sedang dibangun Bianconeri.
Penampilan Juventus dalam laga tersebut terlihat sangat meyakinkan.
Mereka mampu mengontrol tempo permainan, melakukan pressing dengan intensitas tinggi, serta menunjukkan organisasi permainan yang rapi dan terstruktur.
Media Italia, TuttoMercatoWeb, menilai performa tersebut sebagai bukti nyata adanya peningkatan signifikan di bawah pelatih asal Italia itu.
Namun, bukan hanya kesan visual di lapangan yang berbicara.
Data statistik justru semakin menegaskan bahwa transformasi Juventus bersama Spalletti bukan sekadar narasi, melainkan fakta.
Statistik Spalletti: Bukti Nyata Transformasi Juventus
Setelah menjalani 18 pertandingan Serie A bersama Juventus, Luciano Spalletti mencatatkan:
12 kemenangan
Baca Juga: Kronologis Emil Audero Ditinggal Bus Usai Kekalahan dari Jay Idzes Cs, Gara-gara Orang Indonesia
4 hasil imbang
2 kekalahan
Catatan tersebut menghasilkan rata-rata 2,08 poin per pertandingan, sebuah angka yang menempatkan Juventus kembali di jajaran elite Serie A dan menghidupkan optimisme untuk bersaing di papan atas klasemen.
Sebagai perbandingan, pada era sebelumnya di bawah Igor Tudor, Juventus mencatat rata-rata 1,50 poin per laga dari delapan pertandingan awal Serie A.
Angka tersebut memang tergolong cukup baik, tetapi belum cukup kuat untuk disebut sebagai fondasi kebangkitan jangka panjang.
Di era Spalletti, yang terlihat bukan hanya hasil akhir, tetapi konsistensi performa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
Terkini
-
Ogah Komentari Kualitas Liga, John Herdman Ungkap Misi Khusus Pantau Talenta Super League
-
Berguinho Cetak Gol Perdana di Persib, Ini Respon Bojan Hodak
-
Michael Carrick Ungkap Pahlawan Kemenangan MU Matheus Cunha Kecewa Gara-gara Ini
-
Klasemen Terbaru LaLiga: Hajar Oviedo, Barcelona Geser Real Madrid dari Posisi Puncak
-
Hansi Flick Ungkap Faktor Krusial dari Lamine Yamal vs Real Oviedo: Bukan Gol Indah tapi...
-
Harry Maguire Ungkap Rahasia di Balik Kebangkitan Manchester United Asuhan Michael Carrick
-
Kemenangan AC Milan Depan Mata Buyar Gara-gara Penalti Menit Akhir, Allegri Tetap Senyum
-
Layvin Kurzawa Dihantui Riwayat Cedera Panjang, Bojan Hodak Buka Suara
-
Eks Real Betis Sebut John Herdman Diselimuti Aura Kesuksesan Bersama Timnas Indonesia
-
Sindiran Amad Diallo Pedas ke Arsenal: Harapan Kalian Cetak Gol Cuma dari Corner!