- Manchester United menaklukkan Arsenal 3-2 di Emirates Stadium melalui gol dramatis Matheus Cunha di akhir laga.
- Pelatih interim Michael Carrick memuji mentalitas positif Matheus Cunha setelah mencetak gol penentu kemenangan.
- Michael Carrick juga mengapresiasi penampilan impresif Patrick Dorgu yang berkontribusi signifikan dalam serangan dan pertahanan tim.
Suara.com - Manchester United meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Arsenal dalam lanjutan Premier League yang berlangsung di Emirates Stadium, Senin (26/1) dinihari WIB.
Sosok Matheus Cunha menjadi pahlawan kemenangan Setan Merah setelah mencetak gol penentu kemenangan lewat tembakan spektakuler dari jarak sekitar 25 meter di menit-menit akhir laga.
Pelatih interim Manchester United, Michael Carrick, memberikan pujian tinggi kepada Cunha yang kembali tampil menentukan meski tidak memulai laga sebagai starter.
Carrick menilai sikap profesional Cunha yang mampu mengubah kekecewaan menjadi motivasi besar sebagai cerminan mentalitas positif skuad Manchester United saat ini.
“Matheus kembali masuk dan memberi dampak besar, seperti pekan lalu. Dia menciptakan gol sebelumnya, dan kali ini mencetak gol penentu. Dua momen besar, dan dia benar-benar pantas mendapatkannya,” ujar Carrick dikutip dari Manchester Evening News.
Cunha sebelumnya juga tampil penting saat melawan Manchester City, dengan mencatatkan assist untuk gol Patrick Dorgu.
Di laga kontra Arsenal, kontribusinya jauh lebih menentukan. Golnya tercipta hanya beberapa saat setelah Mikel Merino menyamakan kedudukan untuk Arsenal, membuat Emirates Stadium langsung terdiam.
Carrick menilai reaksi Cunha setelah tidak dimainkan sejak awal sebagai contoh sikap profesional yang patut dicontoh pemain lain.
“Dia kecewa tidak menjadi starter, tapi dia menyalurkannya dengan cara yang sangat positif. Itu mencerminkan mentalitas tim kami dalam dua pekan terakhir,” kata Carrick.
Baca Juga: Manchester United Mulai Bahas Peluang Finis 4 Besar usai Hajar Arsenal
Selain Cunha, Carrick juga memberikan apresiasi tinggi kepada Patrick Dorgu yang kembali tampil impresif.
Selain mencetak gol, pemain asal Denmark itu dinilai memberi kontribusi besar dalam fase menyerang dan bertahan.
“Pat sangat luar biasa. Bukan hanya soal gol, tapi juga ancaman, atletisme, kualitas, dan kontribusi defensifnya. Dia sangat penting untuk kami,” tegas Carrick.
Dorgu sempat ditarik keluar di akhir laga karena mengalami kram, namun Carrick optimistis kondisinya tidak serius.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
HOAX Kabar Ole Romeny Patah Kaki, Sehat Bugar Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Marc Kok: Persib Takkan Mudah Bungkam Borneo FC di Samarinda
-
PSSI Akui Sedang Naturalisasi Pemain Keturunan, Siapa Dia?
-
Detail Tersembunyi di Jersey Baru Timnas Indonesia, Erick Thohir Ungkap Fakta Menarik!
-
Persiapan FIFA Series 2026, Jay Idzes dan Kawan-kawan Kumpul Habis Lebaran
-
Jersey Baru Timnas Indonesia Bikin John Herdman Iri pada Para Pemain
-
Alami Patah Kaki, Riwayat Cedera Ole Romeny Bikin Timnas Indonesia Was-was
-
John Herdman Soal Jersey Baru Timnas Indonesia: Saya Tak akan Memakainya
-
Terungkap, Alasan Ganda Thom Haye Absen di Laga Krusial Persib vs Borneo FC
-
Dewa United Tersingkir Dramatis dari AFC Challenge League, Jan Olde Riekerink Kecewa