- Presiden FFF, Philippe Diallo, menepis tegas spekulasi boikot Piala Dunia 2026 karena olahraga harus terpisah dari isu politik.
- Isu boikot muncul setelah federasi Jerman menyerukan diskusi serius akibat kebijakan politik Amerika Serikat saat itu.
- Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan di AS, Kanada, dan Meksiko, dengan AS menjadi tuan rumah mayoritas pertandingan.
Suara.com - Presiden Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), Philippe Diallo, dengan tegas menepis spekulasi soal kemungkinan boikot Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Pernyataan ini disampaikan Diallo dalam wawancancara dengan media Prancis, Ouest France, di tengah meningkatnya isu politik global yang menyeret Amerika Serikat.
Diallo menegaskan bahwa olahraga harus tetap dipisahkan dari politik.
Menurutnya, sepak bola adalah salah satu ruang terakhir di dunia yang mampu menyatukan manusia dari berbagai latar belakang, agama, dan keyakinan.
“Kami tentu memiliki tanggung jawab untuk memantau perkembangan situasi internasional. Namun, sampai hari ini, Federasi Sepak Bola Prancis sama sekali tidak memiliki niat untuk memboikot Piala Dunia di Amerika Serikat,” tegas Diallo.
Isu boikot mencuat setelah eksekutif federasi sepak bola Jerman, Oke Gottlich, secara terbuka menyerukan pembahasan serius mengenai kemungkinan boikot Piala Dunia 2026.
Pernyataan itu dipicu oleh kebijakan politik Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, khususnya terkait keinginannya untuk mengambil alih wilayah Greenland yang saat ini berada di bawah kedaulatan Denmark, serta ancaman tarif ekonomi terhadap delapan negara Eropa.
“Saya benar-benar bertanya-tanya kapan waktunya kita berpikir dan berbicara secara konkret soal boikot. Bagi saya, waktunya sudah tiba.”
Ia bahkan membandingkan situasi ini dengan boikot Olimpiade 1980 oleh Amerika Serikat terhadap Uni Soviet setelah invasi ke Afghanistan.
Baca Juga: Iran Siapkan Markas Perang di Amerika! Kino Sports Complex Jadi Base Camp Piala Dunia 2026
“Menurut perhitungan saya, ancaman saat ini lebih besar dibanding saat itu. Kita perlu membicarakan ini secara serius,” ujarnya.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada negara besar yang secara resmi mendukung wacana boikot.
Sebelumnya, Menteri Olahraga Prancis, Marina Ferrari, juga menyatakan bahwa pemerintah Prancis tidak memiliki niat untuk melakukan boikot.
“Saat ini, tidak ada keinginan dari kementerian untuk memboikot kompetisi besar yang sangat dinantikan ini. Namun, kami tidak menutup kemungkinan jika situasi berkembang,” katanya.
Sikap ini sejalan dengan pernyataan FFF yang memilih fokus pada olahraga dan menjauhkan diri dari konflik politik global.
Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026, dengan tiga negara tuan rumah: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Berita Terkait
-
Iran Siapkan Markas Perang di Amerika! Kino Sports Complex Jadi Base Camp Piala Dunia 2026
-
Resmi! Indonesia Ajukan Bidding Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028
-
Skandal Presiden FIFA, Diprotes Harga Tiket Piala Dunia 2026 Kemahalan Malah Hina Suporter Inggris
-
Tiket Final Piala Dunia 2026 Tembus Rp3,6Miliar, Infantino: Di Resale Bisa Lebih Mahal
-
Keras! Wakil Presiden DFB Sebut Boikot Piala Dunia 2026 Bisa Terjadi, Trump dan Infantino Bungkam
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti