Bola / Bola Dunia
Selasa, 27 Januari 2026 | 09:55 WIB
Legenda sepak bola Italia Fabio Capello tak bisa menahan kekecewaannya setelah Napoli dipermalukan PSV Eindhoven 6-2 pada laga fase liga Liga Champions, Selasa (21/10/2025) waktu setempat. [Instagram Napoli]
Baca 10 detik
  • Napoli kontra Chelsea akan bertanding di Maradona pada Rabu untuk matchday terakhir fase liga Liga Champions.
  • Kedua tim wajib menang demi menjaga harapan untuk melaju ke fase gugur kompetisi Eropa tersebut.
  • Napoli tertekan karena performa domestik buruk, sedangkan Chelsea mengincar posisi delapan besar tanpa melalui playoff.

Suara.com - Laga panas akan tersaji di Stadio Diego Armando Maradona, Rabu waktu setempat, saat Napoli menjamu Chelsea pada matchday terakhir fase liga Liga Champions 2025/2026.

Pertandingan ini menjadi duel hidup-mati bagi kedua tim yang sama-sama membutuhkan kemenangan demi menjaga asa lolos ke fase gugur.

Pelatih Napoli, Antonio Conte, akan menghadapi mantan klubnya dalam situasi penuh tekanan. Napoli saat ini berada di peringkat ke-25 klasemen fase liga, dan wajib meraih tiga poin untuk menghindari eliminasi.

Di sisi lain, Chelsea juga tak punya ruang aman. The Blues harus menang jika ingin menembus delapan besar dan mengamankan tiket langsung ke babak 16 besar tanpa melalui playoff.

Situasi Napoli: Tertekan di Liga, Terjepit di Eropa

Napoli datang ke laga ini dengan kondisi mental yang kurang ideal. Akhir pekan lalu, mereka dihajar Juventus 0-3 di Allianz Stadium, membuat jarak dengan pemuncak Serie A, Inter Milan, melebar menjadi sembilan poin.

Hasil tersebut memperpanjang periode sulit Partenopei di kompetisi domestik.

Di Liga Champions, situasi Napoli juga belum aman. Hasil imbang mengecewakan kontra Copenhagen pekan lalu, meski unggul jumlah pemain, membuat Napoli tertahan di papan bawah klasemen fase liga.

Meski begitu, peluang lolos masih terbuka jika Napoli mampu menang, mengingat mereka hanya terpaut tipis dari zona aman.

Baca Juga: Statistik Bicara: Luciano Spalletti Bawa Juventus Kembali ke Jalur Kebangkitan

Chelsea: Bidik Top 8, Hindari Playoff

Chelsea datang dengan tren performa positif. The Blues baru saja menundukkan Crystal Palace 3-1 di Premier League dan mencatat tiga kemenangan beruntun di semua kompetisi.

Di bawah pelatih Liam Rosenior, performa tim mulai stabil setelah periode transisi pasca kepergian Enzo Maresca.

Namun, catatan tandang Chelsea di Eropa menjadi masalah serius. Mereka hanya menang dua kali dari 13 laga di Italia dan kalah dalam enam dari tujuh lawatan terakhir ke negeri tersebut.

Lebih buruk lagi, Chelsea belum pernah menang laga tandang Liga Champions sejak 2022.

Prakiraan Susunan Pemain:

Load More