Bola / Liga Italia
Selasa, 27 Januari 2026 | 17:45 WIB
Dua pemain Timnas Indonesia, Emil Audero dan Jay Idzes menjadi sororotan usai laga Cremonese melawan Sassuolo. (IG Emil Audero)
Baca 10 detik
  • Sassuolo memenangkan laga Serie A melawan Cremonese dengan skor 1-0 pada Minggu, 25 Januari 2026 di Stadion Mapei.
  • Setelah laga, Emil Audero tertinggal bus tim karena asyik berbincang dengan Jay Idzes dan jurnalis Indonesia.
  • Cremonese menyediakan mobil dinas khusus untuk mengantar Audero pulang karena ketinggalan rombongan tim tersebut.

Suara.com - Momen unik terjadi usai laga Sassuolo kontra Cremonese di lanjutan Liga Italia musim ini. Emil Audero menjadi sorotan bukan hanya karena performanya.

Pertandingan tersebut digelar di Stadion Mapei, markas Sassuolo, pada Minggu, 25 Januari 2026. Atmosfer laga berlangsung intens sejak menit awal.

Sassuolo sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0 lewat gol cepat Alieu Fadera pada menit ketiga pertandingan.

Duel ini semakin menarik karena mempertemukan dua pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero.

Jay tampil solid di lini belakang Sassuolo, sementara Emil menunjukkan ketenangan di bawah mistar Cremonese.

Keduanya mencuri perhatian publik Tanah Air yang menantikan duel sesama penggawa Garuda di Serie A.

Namun cerita menarik justru muncul setelah peluit panjang dibunyikan oleh wasit.

Emil Audero secara mengejutkan ditinggal rombongan Cremonese yang lebih dulu pulang menggunakan bus tim.

Sang kiper diketahui masih asyik berbincang dengan Jay Idzes dan beberapa jurnalis Indonesia di stadion.

Baca Juga: Dua Bulan Menghilang, Marselino Ferdinan Akhirnya Muncul

Media Italia, Gazzetta, melaporkan bahwa Audero berhenti cukup lama untuk berbicara dengan kreator dan jurnalis Indonesia.

Jay Idzes pun turut menemani rekan setimnasnya itu dalam momen santai penuh keakraban.

Akibatnya, pihak Cremonese tidak menyadari bahwa Emil belum naik ke dalam bus tim.

Meski demikian, klub memaklumi situasi tersebut dan langsung menyiapkan solusi alternatif.

Cremonese menyediakan satu mobil dinas khusus untuk mengantarkan Emil pulang usai pertandingan.

Situasi ini juga terjadi karena beberapa pemain lain memilih pulang dengan kendaraan pribadi.

Load More