-
Emil Audero membantah rumor tertinggal bus tim melalui penjelasan resmi dari media ternama Italia.
-
Kiper Timnas Indonesia tersebut tetap di stadion untuk wawancara terjadwal dengan konten kreator Indonesia.
-
Manajemen klub menyediakan mobil dinas khusus sehingga tidak ada masalah internal dalam kejadian tersebut.
Suara.com - Penjaga gawang utama Cremonese sekaligus pilar Timnas Indonesia, Emil Audero, akhirnya memberikan penjelasan mengenai kabar dirinya tertinggal bus.
Kiper berusia 29 tahun tersebut menggunakan platform media sosial untuk meluruskan narasi yang sempat menjadi perbincangan hangat publik.
Audero mengunggah kutipan dari media ternama Italia, La Gazzetta dello Sport, guna membeberkan kronologi yang sebenarnya terjadi di lapangan.
Kabar ini awalnya mencuat pasca laga pekan ke-22 Serie A yang mempertemukan Cremonese dengan Sassuolo.
Dalam pertandingan yang digelar di MAPEI Stadium pada Minggu, 25 Januari 2026 tersebut, tim Audero harus mengakui keunggulan lawan.
Kekalahan 0-1 dari Sassuolo yang diperkuat rekan senegaranya, Jay Idzes, menjadi latar belakang munculnya spekulasi liar tersebut.
Awalnya banyak pihak mengira Emil Audero benar-benar ditinggalkan oleh rombongan bus tim karena ketidaksengajaan atau kelalaian manajemen.
Namun, laporan mendalam dari La Gazzetta dello Sport menegaskan bahwa situasi di lokasi sangat berbeda dari rumor media sosial.
Pihak media Italia tersebut menjelaskan bahwa sang penjaga gawang sebenarnya sedang menjalankan tugas komunikasi setelah peluit panjang berbunyi.
Baca Juga: Ditanya Peluang Latih Klub Super League, Shin Tae-yong Justru Ngaku Ingin Beli Tim Indonesia
"Audero sedang menjawab pertanyaan seorang jurnalis yang berasal dari negara ayahnya. Klub kemudian menyediakan mobil dinas agar ia bisa kembali ke ibu kota Lombardia," tulis La Gazzetta dello Sport.
Kota Milan atau yang disebut sebagai ibu kota Lombardia merupakan tujuan Audero karena lokasinya yang cukup strategis dari Cremona.
Manajemen klub Cremonese dilaporkan sudah menyiapkan akomodasi alternatif bagi Audero tanpa adanya ketegangan atau masalah internal sama sekali.
Media Italia tersebut bahkan memberikan kritik terhadap bagaimana informasi ini berkembang secara tidak terkendali di jagat maya saat ini.
Narasi mengenai kiper yang tertinggal bus dianggap sebagai bentuk dramatisasi yang dilakukan oleh pengguna media sosial secara berlebihan.
"Kisah tentang 'Audero yang tertinggal' di Mapei Stadium ini sebenarnya agak dibesar-besarkan," tulis media tersebut dalam laporannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Poin Persib Bandung Sama dengan Borneo FC, Beckham Putra Buka Suara
-
Bersinar di Super League, 3 Pemain Ini Justru Tak Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia
-
Senang Dipanggil Timnas Indonesia, Marc Klok Masih Fokus Bersama Persib Bandung
-
Persebaya Surabaya Ngamuk, Hajar Arema FC 4 Gol Tanpa Balas
-
Michael Carrick Memuji Profesionalisme Casemiro
-
Persis Solo Belum Menyerah untuk Terhindar dari Degradasi
-
Bukan Asal Pilih! John Herdman Bongkar Alasan Panggil 23 Pemain Timnas Indonesia
-
Perbandingan Ketajaman Striker Timnas Indonesia yang Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026
-
Rafael Struick Masih Dipinggirkan John Herdman dari Timnas Indonesia
-
Kunci Keberhasilan Persija Jakarta Bantai Persis, Dony Tri Pamungkas Jadi Pemain Terbaik