-
Ajax Amsterdam sepakat mendatangkan Maarten Paes secara permanen dari klub MLS FC Dallas.
-
Alasan utama perekrutan adalah usia emas 27 tahun dan harga transfer murah Rp20 miliar.
-
Maarten Paes diproyeksikan menjadi kiper utama menyusul rencana pensiun kiper senior Remko Pasveer.
Suara.com - Klub raksasa Belanda Ajax Amsterdam secara mengejutkan dikabarkan telah mengamankan jasa penjaga gawang andalan Timnas Indonesia, Maarten Paes.
Langkah strategis ini diambil manajemen klub untuk memperkuat barisan pertahanan mereka pada jendela transfer musim dingin.
Kepastian mengenai perpindahan pemain bertahan terakhir ini muncul setelah adanya pembicaraan intensif antara kedua belah pihak.
Kabar mengenai kepindahan talenta berbakat ini pertama kali diembuskan oleh pengamat pasar transfer terkemuka di dunia sepak bola.
Melalui kanal informasi digitalnya sang pakar mengonfirmasi bahwa kesepakatan penuh telah tercapai untuk memboyong pemain tersebut.
"Ajax mencapai kesepakatan untuk mendatangkan Maarten Paes dari FC Dallas yang bermain di MLS dengan transfer permanen," tulis Romano.
Informasi ini seketika menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola tanah air maupun publik Amsterdam.
Proses perpindahan ini melibatkan status permanen yang menandakan komitmen jangka panjang klub terhadap sang pemain baru tersebut.
Pihak manajemen Ajax melihat adanya potensi besar yang bisa digali dari pengalaman bermain di kompetisi Amerika Serikat.
Baca Juga: Intip Latihan Persija Jakarta, John Herdman Beberkan Alasannya
Kehadiran sosok tangguh di bawah mistar gawang ini diharapkan mampu membawa stabilitas bagi lini belakang De Godenzonen.
Terdapat beberapa pertimbangan krusial yang melatarbelakangi ketertarikan tim pemenang banyak trofi ini kepada Maarten Paes.
Salah satu indikator utama yang menjadi sorotan tim pemandu bakat adalah aspek kematangan usia sang pemain.
Saat ini kiper utama skuat Garuda tersebut telah menginjak usia dua puluh tujuh tahun yang sangat ideal.
Media lokal di Belanda menyebutkan bahwa rentang umur tersebut merupakan periode puncak performa bagi seorang penjaga gawang.
Kematangan mental dan fisik di usia ini dianggap sangat cocok untuk menghadapi tekanan tinggi di kompetisi Eropa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Harga Wuling Aira EV Bikin Heboh, 9 Mobil Ini Ditaksir Kena Pukulan Telak
-
Polda Metro Bongkar Sindikat Obat Keras di Kebon Kacang, 5 Pengedar Berhasil Diciduk
-
Resmi, MK Larang Program MBG Pakai 20 Persen Anggaran Pendidikan
-
Doa Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia Jelang Hadapi Timor Leste di Piala AFF 2026
-
Shin Tae-yong Akui Pemain Asing Baru Persija Belum Memuaskan, Kenapa?
-
Apakah di Dalam Rumah Wajib Pakai Sunscreen?
-
5 Shio yang Kondisi Keuangannya Bakal Membaik pada Agustus 2026, Peluang Cuan hingga Karier
-
Selamat dari Serangan Maut yang Tewaskan Suami dan Anak, Begini Kondisi Nurhanisa
-
4 Kulkas dengan Fitur Pembeku Cepat, Bikin Es Batu dan Makanan Beku Lebih Praktis
-
Rudal Iran Hancurkan Perusahaan China di Kuwait, 1 Orang Tewas