- Jose Mourinho sempat salah mengira skor 3-2 sudah cukup untuk lolos sebelum akhirnya sadar Benfica butuh satu gol tambahan agar masuk ke peringkat 24 besar.
- Mourinho memerintahkan kiper Anatoliy Trubin maju menyerang saat tendangan bebas terakhir karena ia sudah kehabisan kuota pergantian pemain.
- Kemenangan 4-2 ini membuat Real Madrid gagal finis di posisi delapan besar dan harus melakoni babak playoff Liga Champions untuk lolos ke 16 besar.
Suara.com - Pelatih Benfica, Jose Mourinho, secara terbuka membongkar strategi dramatis yang berhasil membuat Real Madrid gagal lolos langsung ke 16 besar Liga Champions 2025/2026.
Kemenangan krusial 4-2 atas Real Madrid di Estadio Da Luz, Lisbon, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB tersebut membawa Benfica asuhan Jose Mourinho merangkak naik ke posisi 24 besar klasemen akhir fase grup.
Hasil itu membuat Benfica lolos ke playoff 16 besar, begitu pula Real Madrid yang harus terjerembab ke fase tersebut karena gagal finis di posisi delapan besar fase liga.
Meski sempat diliputi kebingungan soal hitungan selisih gol, Jose Mourinho akhirnya sukses menyingkirkan mantan timnya dari persaingan delapan besar klasemen Liga Champions.
The Special One mengakui bahwa jalannya pertandingan di masa injury time dipenuhi dengan ketegangan dan miskomunikasi di jajaran staf pelatih.
Mourinho sempat meyakini bahwa keunggulan 3-2 atas Los Blancos sudah cukup aman untuk membawa Benfica melangkah ke fase berikutnya.
"Ketika saya melakukan pergantian pemain terakhir, [Franjo] Ivanovic dan [Antonio] Silva, saya diberitahu [skor tersebut] sudah cukup, jadi mari kita tutup pintunya," ujar Jose Mourinho dikutip dari ESPN.
Namun, hanya berselang beberapa detik setelah pergantian dilakukan, ia baru menyadari adanya kesalahan perhitungan dalam klasemen virtual.
Staf pelatih baru menyadari bahwa Benfica wajib mencetak satu gol lagi untuk benar-benar mengamankan tiket menuju babak playoff.
Baca Juga: Daftar Lengkap Kiper Pencetak Gol di Liga Champions: Anatoliy Trubin Terbaru, Butt Legenda
"Beberapa detik kemudian, mereka memberitahu saya bahwa kami butuh satu gol lagi, tetapi saya tidak bisa lagi melakukan pergantian pemain," jelas Mourinho.
Kondisi terjepit tersebut membuat Mourinho terpaksa mengambil risiko besar saat timnya mendapatkan hadiah tendangan bebas di menit-menit akhir.
Pelatih asal Portugal itu memerintahkan kiper utamanya, Anatoliy Trubin, untuk meninggalkan gawang dan ikut menyerang ke kotak penalti lawan.
"Itu adalah poin keberuntungan, untuk mendapatkan tendangan bebas, yang memungkinkan kami pergi ke sana dengan si orang besar [Trubin]," ungkapnya.
Strategi spekulatif tersebut berbuah manis karena Trubin berhasil mencetak gol melalui sundulan pada menit ke-98.
Kemenangan 4-2 tersebut terasa sangat spesial bagi Mourinho di tengah performa Benfica yang sedang kesulitan di kompetisi domestik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
Terkini
-
Skenario Timnas Futsal Indonesia Lolos Perempatfinal Piala Asia Futsal 2026 Hari Ini
-
Maarten Paes Tiba di Markas Ajax Amsterdam, Langsung Senyam Senyum
-
Kiper Benfica Bingung Bisa Bobol Gawang Real Madrid
-
Statistik Maarten Paes, Sudah Pantas Jadi Kiper Utama Ajax Amsterdam?
-
Pelatih Thailand Keluhkan Lapangan Velodrome Jakarta Meski Menang Lawan Libanon di AFC Futsal 2026
-
Real Madrid Dibobol Kiper Benfica di Liga Champions, Pelatih Barcelona Ikut Berkomentar
-
Yah... Belum Juga Maarten Paes ke Ajax Amsterdam, Sudah Ada Kabar Sedih
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Ada Masalah?
-
Apa yang Bikin Ajax Amsterdam Rekrut Maarten Paes? Ternyata ini Alasannya
-
Media Belanda Geger: Ajax Dianggap Ditipu FC Dallas dalam Transfer Maarten Paes