- Persib Bandung resmi mengumumkan bek Prancis, Layvin Kurzawa, bergabung untuk putaran kedua BRI Super League 2025/2026.
- Pelatih Bojan Hodak menegaskan Kurzawa, meski mantan bintang Eropa, tidak mendapat perlakuan khusus dalam tim.
- Kurzawa mulai berlatih di Bandung pada 28 Januari 2026, namun tidak dibawa melawan Persis Solo.
Suara.com - Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak menegaskan tidak ada perlakuan khusus kepada bek asal Prancis Layvin Kurzawa yang saat ini bergabung dengan skuad Maung Bandung.
Persib resmi mengumumkan Layvin Kurzawa sebagai pemain baru untuk mengarungi putaran kedua BRI Super League 2025/2026.
Layvin Kurzawa diumumkan manajemen Persib sebagai pemain anyar Maung Bandung, usai pertandingan kontra PSBS Biak, Minggu (25/1/2026).
Sebelum bergabung dengan Persib, Layvin Kurzawa pernah memperkuat beberapa klub besar di Eropa di antaranya AS Monaco, Paris Saint-Germain, dan Fulham.
Selain itu, pemain yang berposisi sebagai bek kiri ini sempat memperkuat Boavista, serta membela Tim Nasional Prancis pada periode 2014–2019.
Meski datang dengan status pemain bintang, Bojan Hodak menegaskan tidak ada perlakuan khusus kepada Layvin Kurzawa, lantaran di dalam tim semua sama.
Selain itu, sebagai pemain baru, Bojan Hodak hanya meminta Layvin Kurzawa untuk tampil lebih baik dari rekan-rekannya yang lain.
"Tidak terlalu. Lihat, dia datang ke sini dan dia ingin bermain," ucap pelatih asal Kroasia ini menegaskan.
"Jadi dia harus lebih baik dari para pemain yang sudah berada di sini sebelumnya. Di manapun, selalu seperti itu," kata Bojan Hodak.
Baca Juga: Tanpa Kurzawa dan Dion Markx, Andrew Jung Siap Jadi Tumpuan Persib di Stadion Manahan
Lebih lanjut pelatih yang membawa Persib juara dalam dua musim berturut-turut ini mengatakan, yang membedakan pemain di dalam tim adalah usia.
Sedangkan lainnya, saat berada di lapangan pemain memiliki hak dan kewajiban yang sama di antaranya menampilkan permainan terbaiknya.
"Satu hal adalah dia sudah berusia 32 tahun jadi perlakuannya tentu berbeda dengan anak muda berusia 18 tahun. Tapi di lapangan dan di latihan, semua mendapat perlakuan yang sama," ujarnya.
Layvin Kurzawa sendiri sudah bergabung dengan ikut berlatih bersama tim, pada sesi latihan di Lapangan Pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Rabu (28/1/2026).
Meski demikian, dia tidak akan dibawa oleh Bojan Hodak ke Solo untuk persiapan menghadapi Persis Solo di Stadion Manahan, Sabtu (31/1/2026).
Setelah Layvin Kurzawa, tim Persib saat ini masih menunggu satu pemain lagi yakni Dion Markx. Bek muda berdarah Indonesia - Belanda ini dikabarkan akan segera bertolak ke Bandung.
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
-
Tanpa Kurzawa dan Dion Markx, Andrew Jung Siap Jadi Tumpuan Persib di Stadion Manahan
-
Bukan Cuma Soal Postur, Ini Alasan Teknis Bojan Hodak Rekrut Dion Markx
-
Layvin Kurzawa Belum Debut di Persib Bandung vs Persis Solo
-
Eliano Reijnders Tak Sabar Main Bareng Layvin Kurzawa
-
Misi Kemanusiaan Viking Persib Club: Ubah Jersey Marc Klok Jadi Ribuan Porsi Makanan di Cisarua
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
FIFA Boncos! Tetap Bayar Wasit Omar Artan yang Ditolak Masuk AS untuk Piala Dunia 2026
-
Portugal Favorit Juara Piala Dunia 2026 Versi Bek Persib, Intip Alasannya
-
Swedia Hancurkan Tunisia 5-1, Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Besar
-
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Kai Havertz dan Folarin Balogun Pimpin Perburuan Sepatu Emas
-
Selamat Tinggal Ragnar Oratmangoen! Angkat Kaki dari Dender, Pulang ke Eredivisie?
-
Piala Dunia 2026: Alasan Yasin Ayari Tak Selebrasi Saat Cetak Gol di Laga Swedia Vs Tunisia
-
Emerse Fae Puji Mental Pantai Gading Usai Bungkam Ekuador, Kini Bidik Jerman di Piala Dunia 2026
-
Sebut Format Baru Piala Dunia Tak Menarik, Presiden UEFA Aleksander Ceferin 'Diamuk' 13 Negara
-
Hanif Sjahbandi Bagikan Resep Sukses Jadi Pemain Profesional di Future Star Competition 2026
-
Titisan Calvin Verdonk! Timnas Indonesia Bisa Panggil Wonderkid Liga Jerman Tanpa Naturalisasi