- Laurin Ulrich, pemain pinjaman FC Magdeburg yang dilirik John Herdman, akan kembali ke VfB Stuttgart musim panas 2026.
- FC Magdeburg mencari pengganti Ulrich dengan membidik Tomas Moreira dari Benfica B karena masa pinjaman Ulrich akan berakhir.
- Laurin Ulrich tampil menonjol bersama Magdeburg, telah bermain 17 laga serta mencatat 2 gol dan 2 assist.
Suara.com - Kabar terbaru datang dari pemain keturunan Indonesia yang digadang-gadang dilirik John Herdman, Laurin Ulrich.
Laurin Ulrich yang saat ini membela klub Bundesliga 2, FC Magdeburg dikabarkan akan segera angkat koper.
Pihak klub seperti dikutip dari magdeburg-fussball.de, saat ini tengah membidik pemain muda Benfica B, Tomas Moreira.
Keputusan klub mengincar Tomas Moreira karena Laurin Ulrich akan habis masa peminjamannya pada musim panas 2026.
"Transfer ini disebut sebagai langkah strategis jangka panjang, terutama karena Laurin Ulrich, gelandang pinjaman Magdeburg, akan habis masa peminjamannya pada musim panas," ulas media Jerman itu.
Lantas akan pergi ke mana Laurin Ulrich?
Menurut media Jerman tersebut, Laurin Ulrich dipastikan akan kembali pulang ke klub lamanya, VfB Stuttgart, klub Bundesliga yang juga pernah dibela Sami Khedira.
Sebelumnya, pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman ingin kembali datangkan pemain keturunan Indonesia untuk memperkuat tim Merah Putih.
Salah satu pemain yang layak jadi incaran Herdman ialah gelandang Laurin Ulrich.
Baca Juga: Media Vietnam Soroti 4 Pemain yang Berpotensi Diproses Naturalisasi Timnas Indonesia
Meski Magdeburg menjalani paruh musim pertama yang naik turun, Ulrich justru tampil sebagai salah satu pemain yang paling menonjol.
Ia langsung menjadi pilihan utama dan rutin mengisi starting XI, sebuah pencapaian penting dalam perjalanan kariernya di usia yang masih sangat muda.
Dalam wawancara dengan Volksstimme, Ulrich juga menyinggung pergantian pelatih yang terjadi pada Oktober 2025.
Markus Fiedler, sosok yang memboyongnya ke Magdeburg, harus angkat kaki di tengah musim. Namun, Ulrich menegaskan hubungan keduanya tetap terjalin dengan baik.
“Kontak dengan Markus Fiedler masih ada dan saya yakin itu akan terus terjaga,” kata Ulrich, menyebut pelatih tersebut sebagai figur penting dalam perkembangan kariernya.
Merefleksikan performa pribadi di putaran pertama, Ulrich mengakui masih ada aspek yang perlu ditingkatkan, khususnya dalam kontribusi gol.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
5 Fakta Menarik Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026, Debut hingga Comeback 28 Tahun
-
Pelatih Norwegia: Semoga Erling Haaland Kasih Dampak Besar Hadapi Irak
-
Prediksi Susunan Pemain Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026
-
Thomas Tuchel dan 'Misi Mustahil' Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kondisi Terkini Christian Pulisic, Lini Serang Amerika Serikat Berpikir Keras Jelang Lawan Australia
-
Piala Dunia 2026: Ramin Rezaeian Ungkap Arti Selebrasi Golnya Saat Iran Tahan Selandia Baru
-
Menanti Debut Erling Haaland dan Odegaard di Piala Dunia 2026, Norwegia Bidik Tiga Poin Lawan Irak
-
Arti Spesial Bela Timnas Indonesia Bagi Luke Vickery: Nenek Saya Lahir di Sana!
-
Kenapa Sepatu Pink Mendominasi Piala Dunia 2026? Ternyata Bukan Sekadar Tren