-
Fans Inter Milan melempar flare ke arah Emil Audero saat laga melawan tim Cremonese.
-
Lautaro Martinez mengutuk keras aksi fans tersebut dan meminta maaf secara terbuka kepada Audero.
-
Inter Milan menang 2-0 atas Cremonese namun insiden flare memicu investigasi pihak kepolisian.
Suara.com - Lautaro Martinez minta maaf Emil Audero jadi korban flare fans Inter Milan. Pertandingan sengit antara Inter Milan melawan Cremonese di Stadion Giovanni Zini berakhir dengan kemenangan pahit.
Meski berhasil membawa pulang poin penuh, atmosfer pertandingan justru ternoda oleh perilaku buruk oknum pendukung tim tamu.
Kiper andalan Cremonese sekaligus pemain kebanggaan Indonesia, Emil Audero, menjadi sasaran tindakan anarkis dari tribun penonton.
Sebuah benda menyala atau flare mendarat tepat di area sensitif dekat kaki sang penjaga gawang tersebut.
Wasit terpaksa menghentikan jalannya laga saat memasuki menit ke-49 demi keselamatan seluruh pemain di lapangan.
Kecaman Keras dari Lautaro Martinez
Kondisi sempat mencekam saat tim medis bergegas masuk ke lapangan untuk memeriksa keadaan fisik Audero.
Suasana semakin panas ketika terdengar nyanyian provokatif bernada ancaman kematian yang ditujukan kepada kiper lawan.
Lautaro Martinez sebagai pemimpin di lapangan tidak tinggal diam dan segera menghampiri tribun untuk menenangkan massa.
Baca Juga: Tak Ikut Arus ke Super League, 9 Pemain Timnas Indonesia Ini Masih Bertahan di Liga Top Eropa
Kapten tim berjuluk I Nerazzurri tersebut tampak sangat terpukul dan kecewa melihat perilaku suporter timnya sendiri.
Setelah laga berakhir, Martinez secara terbuka meluapkan kemarahan sekaligus simpati mendalam bagi mantan rekan setimnya itu.
“Hal-hal seperti ini tidak boleh terjadi, ada risiko pribadi. Kami para pemain sepakbola juga manusia, kami menampilkan pertunjukan yang dapat dilihat di seluruh dunia, dan kami harus berhati-hati tentang hal-hal ini,” cetus Lautaro Martinez kepada DAZN.
Permintaan Maaf untuk Sang Juara
Martinez mengingatkan bahwa Audero merupakan bagian sejarah penting bagi keberhasilan Inter Milan di masa lalu.
Ia merasa tindakan oknum fans tersebut telah mencoreng nilai-nilai sportivitas yang dijunjung tinggi oleh klub besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Pemain Keturunan Bidikan John Herdman Bocor! Ada dari Liga Jerman, Belanda, hingga AS!
-
Klub Kota Kecil Elversberg Ukir Sejarah Promosi Perdana ke Bundesliga
-
Doa Jahat Warga AS untuk Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Datang Kalah Lalu Gak Pulang
-
Saya Belum Berani Sentuh Bola! Lamine Yamal Bikin Spanyol Panik Jelang Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Sesumbar Brasil Juara Piala Dunia 2026: Tapi Tim Ini Siap Taklukkan Dunia!
-
Scaloni Putar Otak! Argentina Dihantam Badai Cedera Jelang Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Ambil Risiko Besar Bawa Neymar! Daftar Lengkap Skuat Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kabar Baik untuk John Herdman, Striker Keturunan 1,88 Meter Kembali Merumput Pasca Cedera
-
Arbeloa Out! Real Madrid Kontrak Jose Mourinho Dua Tahun?
-
Kontroversi Kemenangan Arsenal atas Burnley, Kai Havertz Harusnya Kartu Merah?