- Pelatih John Herdman kini memantau daftar pemain keturunan potensial dari liga elite di Jerman, Belanda, hingga Amerika Serikat.
- Tim scouting melakukan seleksi ketat untuk memastikan talenta muda tersebut memiliki kecocokan taktis dengan filosofi permainan Timnas Indonesia.
- PSSI memberikan dukungan penuh atas proyek jangka panjang ini untuk meningkatkan daya saing serta kedalaman skuad Merah Putih.
Suara.com - Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, dikabarkan telah mengantongi daftar nama pemain keturunan baru yang menjadi target prioritas dalam proyek jangka panjang Skuad Garuda.
Nama-nama pemain diaspora tersebut disebut-sebut tengah dipantau intensif oleh tim scouting bentukan Herdman untuk memperkuat komposisi tim nasional Indonesia.
Bocoran mengenai perburuan pemain ini mencakup talenta-talenta muda yang saat ini berkarier di liga-liga elite Jerman, Belanda, hingga Amerika Serikat.
"Ada pemain muda di Jerman yang sedang kami pantau, ada dua pemain muda di Jerman yang sedang kami pantau," ungkap Herdman melalui kanal YouTube ANTARA.
Perluas Radar Pencarian Pemain Keturunan
Selain dari Jerman, sang juru taktik juga memastikan bahwa radar pencarian bakatnya telah menjangkau wilayah Eropa lainnya dan benua Amerika.
"Ada dua pemain di Belanda, ada pemain di Australia dan Amerika Serikat," tambahnya.
Kehadiran pemain-pemain baru ini diharapkan mampu memberikan dampak instan terhadap kualitas permainan Timnas Indonesia di level internasional.
Herdman menyadari bahwa kualitas Skuad Garuda harus terus ditingkatkan guna mengejar ambisi besar federasi dalam beberapa tahun ke depan.
Baca Juga: John Herdman Mulai Seleksi Besar-besaran, Siapa Saja Pemain Diaspora yang Masuk Radar?
"Semua sedang kami lihat potensinya untuk masa depan Timnas Indonesia," jelas pelatih asal Kanada tersebut.
Proses pemantauan ini dilakukan dengan sangat hati-hati agar setiap pemain yang dipanggil benar-benar sesuai dengan filosofi permainan yang ingin diterapkan.
Ia tidak ingin merekrut pemain hanya berdasarkan latar belakang keturunan tanpa mempertimbangkan kecocokan taktik di lapangan.
PSSI sendiri terus memberikan dukungan penuh kepada tim pelatih untuk memfasilitasi proses pendataan pemain diaspora yang memiliki prospek menjanjikan.
Langkah ini dipandang sebagai bentuk keseriusan federasi dalam membangun tim yang lebih kompetitif serta memiliki kedalaman skuad yang mumpuni.
Publik kini tinggal menanti siapa saja sosok di balik nama-nama misterius yang tengah dipantau ketat oleh Herdman tersebut.
Kepastian identitas para pemain ini diprediksi akan menjadi kejutan besar bagi suporter yang menantikan wajah-wajah baru di skuad Merah Putih.
Berita Terkait
-
Kabar Baik untuk John Herdman, Striker Keturunan 1,88 Meter Kembali Merumput Pasca Cedera
-
Jelang Bela Timnas Indonesia, Kevin Diks Cetak Gol dan Masuk Tim Terbaik Bundesliga
-
Performa Kian Gacor, Dean Zandbergen Disetarakan dengan Cristian Gonzales?
-
AFC Rombak Total Format Kualifikasi Piala Asia U-20 2027, Timnas Indonesia U-20 Masuk Pot 2
-
Renovasi Stadion Pakansari Dikebut Jelang Piala AFF 2026
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi