- Sembilan klub Chinese Super League (CSL) menerima pengurangan poin menjelang musim 2026 karena masalah keuangan dan korupsi.
- Tianjin Jinmen Tiger dan Shanghai Shenhua menerima sanksi terberat berupa pengurangan sepuluh poin serta denda signifikan.
- Asosiasi Sepak Bola China (CFA) menjatuhkan sanksi terkait pengaturan pertandingan, perjudian, dan penyuapan di tengah kesulitan finansial klub.
Suara.com - Jagat sepak bola digemparkan dengan sanksi pengurangan poin karena indikasi adanya kasus korupsi.
Hal itu terjadi jelang bergulirnya China Super League 2026.
Tak tanggung-tanggung, sembilan dari 16 peserta kompetisi kasta tertinggi Liga China dijatuhi sanksi pengurangan poin.
"Chinese Super League belum mulai, poin klub-klubnya banyak yg pada negatif, berkaitan dengan penunggakan gaji, utang dan masalah finansial, investasi dan ekonomi lesu, perjudian dan korupsi serta kebijakan pemerintah yang dipaksakan," tulis unggahan akun Instagram @sepakbola_90_menit dilansir Suara.com, Senin (2/2/2026).
Total 11 tim dari dua liga teratas dikenai pengurangan poin dan menghadapi sanksi finansial. Akibatnya, ketika musim CSL 2026 dimulai pada bulan Maret, sembilan klub akan memulai kampanye dengan total poin negatif.
Tianjin Jinmen Tiger dan runner-up musim lalu, Shanghai Shenhua, menerima hukuman terberat, masing-masing menghadapi pengurangan 10 poin dan denda satu juta yuan ($144.000).
Lalu Shanghai Port, juara selama tiga musim terakhir, akan dikurangi lima poin dan didenda 400.000 yuan, hukuman yang sama seperti yang diberikan kepada Beijing Guoan.
CFA menyatakan bahwa sanksi tersebut terkait dengan pengaturan pertandingan, perjudian, dan penyuapan. Mereka tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang kasus-kasus individual.
Tindakan keras ini dilakukan karena banyak klub profesional Tiongkok mengalami kesulitan keuangan.
Baca Juga: Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
Selain itu, Guangzhou FC, tim paling sukses dalam sejarah CSL, bubar pada tahun 2025 setelah gagal melunasi utangnya menjelang musim baru.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi