-
Emil Audero terkena ledakan petasan suporter Inter Milan saat membela Cremonese di Liga Italia.
-
Jari pelaku pelemparan putus akibat ledakan, sementara Emil mengalami luka bakar dan telinga berdenging.
-
Meskipun terluka, Emil Audero tetap melanjutkan pertandingan dan mendapat simpati luas dari media Italia.
Suara.com - Stadion Giovanni Zini menjadi saksi bisu insiden mencekam yang menimpa penjaga gawang Cremonese, Emil Audero.
Pertandingan pekan ke-23 Serie A musim 2026 ini berubah menjadi suasana tegang akibat ulah oknum suporter Inter Milan.
Kiper yang kerap dikaitkan dengan Timnas Indonesia tersebut mendadak mendapat sorotan luas dari berbagai media Italia.
Nasib kurang beruntung dialami Emil saat timnya menjamu raksasa klasemen, Inter Milan, pada Senin dini hari.
Tindakan anarkis berupa pelemparan petasan ke arah lapangan merusak sportivitas dalam laga kasta tertinggi tersebut.
Peristiwa mengejutkan ini bermula tepat ketika paruh kedua pertandingan baru berjalan sekitar empat menit saja.
Bunyi ledakan yang sangat keras tiba-tiba terdengar dari arah tribun belakang gawang yang dijaga Emil.
Dalam sekejap, asap tebal mulai menyelimuti area kotak penalti dan mengelilingi tubuh sang penjaga gawang.
Emil Audero terlihat langsung terkapar di atas rumput akibat hantaman benda peledak tersebut yang dilempar penonton.
Baca Juga: Dulu Dida Sekarang Emil Audero: Oknum Superter Inter 'Hobi' Serang Kiper dengan Flare
Diketahui pelaku pelemparan merupakan oknum pendukung tim tamu yang datang memadati sektor tribun Stadio Zini.
Berdasarkan laporan Gazzetta dello Sport, aksi nekat suporter tersebut dipicu oleh rasa kesal terhadap sang kiper.
Oknum ultras tersebut menuduh Emil melakukan taktik membuang-buang waktu yang dianggap merugikan pihak tim lawan.
Namun, tindakan tersebut justru menjadi senjata makan tuan bagi sang pelaku yang berniat mencelakai pemain lawan.
Dikabarkan bahwa pelaku mengalami cedera sangat parah hingga kehilangan tiga jari tangannya akibat petasan meledak prematur.
Saat ini pihak kepolisian setempat tengah bersiap memproses hukum pelaku yang masih dalam perawatan medis.
Melihat kondisi darurat tersebut, para pemain dari kedua kesebelasan langsung berlari menghampiri posisi Emil Audero.
Inter Milan yang sedang unggul tetap menunjukkan sisi kemanusiaan dengan memberikan perhatian kepada kiper lawan mereka.
Lautaro Martinez selaku kapten I Nerazzurri bahkan tertangkap kamera langsung menyampaikan permohonan maaf secara pribadi kepada Emil.
Meski mengalami trauma fisik ringan, Emil menunjukkan mental baja dengan menolak untuk ditarik keluar lapangan.
Upaya tim medis segera dilakukan untuk memastikan sang kiper masih layak meneruskan sisa waktu pertandingan.
Pemeriksaan singkat di lapangan menunjukkan adanya luka bakar berukuran kecil pada bagian paha kanan sang pemain.
Selain luka fisik tersebut, Emil juga mengeluhkan gangguan pendengaran berupa suara berdenging yang sangat mengganggu telinganya.
Media Eurosport menyatakan rasa lega mereka setelah mengetahui bahwa sang pemain tidak mengalami cedera yang fatal.
“Sebuah petasan yang dilemparkan ke lapangan dari tribun pendukung tim tamu Stadio Zini, yang ditempati oleh para penggemar Inter, meledak sangat dekat dengan Emil Audero, kiper Cremona,“ kata Eurosport.
“Kiper Cremona tersebut, yang segera mendapat perawatan dari staf medis tim tuan rumah, tetap berada di lapangan dan untungnya dalam keadaan baik,“ lanjutnya.
Sky Sport mengapresiasi bagaimana seluruh elemen tim Inter Milan bereaksi cepat untuk meredam kemarahan suporter di tribun.
“Lautaro dan skuad Inter lainnya, termasuk Chivu, bergegas ke tribun pendukung untuk menenangkan situasi, dan banyak yang menggelengkan kepala sebagai protes,“ ujar Sky Sport.
Keberanian Emil tetap bertahan di bawah mistar gawang meski dalam kondisi sakit menuai decak kagum pengamat bola.
Gazzetta dello Sport memuji sikap pantang menyerah yang ditunjukkan oleh kiper kelahiran Mataram tersebut sepanjang pertandingan berlangsung.
“Audero bangkit. Dia memiliki luka di pahanya dan telinga kanannya berdenging,” jelas Gazzetta dello Sport.
Sayangnya, perjuangan keras Emil belum mampu menyelamatkan Cremonese dari kekalahan tipis saat menjamu Inter Milan tersebut.
Gol kemenangan Inter dicetak melalui aksi klinis dari Lautaro Martinez dan juga kontribusi penting Piotr Zielinski.
Kekalahan ini memaksa tim asuhan Davide Nicola harus rela turun peringkat menuju posisi ke-15 klasemen.
Di sisi lain, kemenangan ini semakin memperkokoh posisi Inter Milan sebagai kandidat terkuat peraih gelar juara musim ini.
Kejadian ini diharapkan menjadi pelajaran bagi otoritas Liga Italia untuk memperketat keamanan di dalam stadion.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Alasan Carlo Ancelotti Ajak Neymar Kembali ke Timnas Brasil
-
Gempar! Pep Guardiola Dikabarkan Tinggalkan Manchester City Akhir Musim Ini
-
Ralf Rangnick Targetkan Timnas Austria Lolos Fase Grup Piala Dunia 2026, Modal dari Euro 2024
-
Daftar Skuad Timnas Austria Piala Dunia 2026, David Alaba untuk Memperkuat Lini Pertahanan Rapuh
-
Arsenal Wajib Menang Lawan Crystal Palace Demi Trofi Premier League Usai Tundukkan Burnley
-
Daftar Skuad Timnas Brasil Piala Dunia 2026, Andalkan Kombinasi Neymar dan Vinicius Junior
-
Persib Bandung Sampaikan Update Kondisi Pemain usai Diduga Diserang Oknum Suporter
-
Barcelona Resmi Perpanjang Kontrak Hansi Flick hingga 2028
-
Mohamed Salah Ingin Liverpool Kembali Bergaya Heavy Metal, Ramai Dapat Dukungan Mantan
-
Jose Mourinho Sepakat Kembali Latih Real Madrid dengan Kontrak Dua Tahun