-
Suporter Inter Milan melempar petasan ke arah kiper Emil Audero saat laga kontra Cremonese.
-
Pelaku kehilangan tiga jarinya akibat ledakan dan Inter terancam sanksi penutupan tribun stadion.
-
Klub Inter Milan tetap menang 2-0 berkat profesionalitas Audero yang tetap melanjutkan permainan.
Inter Milan sebagai klub juga tidak bisa lepas tangan dari perilaku buruk para pendukung fanatik yang hadir.
Otoritas Liga Italia dikabarkan sedang menyiapkan hukuman denda dengan nominal yang sangat besar bagi manajemen klub.
Selain denda materi, Inter juga terancam pembatasan kuota bagi suporter mereka saat menjalani laga-laga tandang berikutnya.
Profesionalitas yang ditunjukkan oleh Emil Audero menjadi satu-satunya hal yang meringankan beban hukuman bagi pihak Inter Milan.
“Apa yang akan terjadi di bidang olahraga? Faktor kunci yang menyelamatkan Inter adalah perilaku Audero: karena insiden tersebut tidak memengaruhi jalannya pertandingan, hasil 0-2 akan tetap berlaku,” ulas Gazzetta.
Media setempat menegaskan bahwa jika Audero gagal melanjutkan laga, maka status kemenangan Inter bisa saja dibatalkan.
Namun, sanksi administratif dan larangan kehadiran penonton diprediksi akan tetap dijatuhkan dengan sangat tegas dan tanpa kompromi.
Sanksi tersebut kemungkinan besar akan menyasar tribun paling ikonik milik pendukung Inter yang berada di Stadion San Siro.
Kondisi ini tentu menjadi kerugian besar bagi Inter Milan yang sedang berjuang mempertahankan posisi puncak klasemen.
Baca Juga: Pelatih Emil Audero Ngamuk soal Flare: Saya Minta...
Para petinggi dan pemain senior Inter Milan langsung bereaksi cepat untuk meredam situasi panas yang sedang terjadi.
Kapten tim, Lautaro Martinez, segera menghampiri Emil Audero secara pribadi untuk menyampaikan permohonan maaf atas perilaku suporternya.
Sikap rendah hati Lautaro ini mendapatkan apresiasi, meskipun kemarahan publik terhadap aksi pelemparan tersebut tetap tidak terbendung.
Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, juga memberikan pernyataan resmi yang sangat keras terkait tindakan ceroboh pendukung timnya.
Marotta secara gamblang mengutuk insiden tersebut dengan menyebutnya sebagai “gestur yang bodoh” yang merugikan citra klub.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Jangan Salah Paham! Ini Beda Skandal Dokumen Malaysia vs Paspoortgate Pemain Timnas Indonesia
-
Bos Eredivisie Beberkan 2 Opsi Agar Pemain Timnas Indonesia Bisa Kembali Bermain di Belanda
-
3 Negara Kuat yang Absen di Piala Dunia 2026 Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday
-
Daftar Skuad Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026, Ada Muhammad Albagir
-
Pelatih Belanda Kasih Tantangan untuk Ivar Jenner, Apa Itu?
-
Media Bulgaria Kagum dengan Permainan dan Mental Timnas Indonesia
-
Alasan Maarten Paes Lolos dari Polemik Paspor Tak Seperti Dean James Hingga Nathan Tjoe-A-On
-
Pelatih Belanda Angkat Topi dengan Penampilan Ivar Jenner Bersama Timnas Indonesia
-
Berpisah dengan John Herdman, Nova Arianto Mulai Blusukan Bentuk Timnas Indonesia U-20
-
Timnas Indonesia Disebut Calon Juara Piala AFF 2026 Usai Tampil Garang Lawan Bulgaria