Bola / Liga Italia
Senin, 02 Februari 2026 | 15:23 WIB
Emil Audero (IG Emil Audero)
Baca 10 detik
  • Suporter Inter Milan melempar petasan ke arah kiper Emil Audero saat laga kontra Cremonese.

  • Pelaku kehilangan tiga jarinya akibat ledakan dan Inter terancam sanksi penutupan tribun stadion.

  • Klub Inter Milan tetap menang 2-0 berkat profesionalitas Audero yang tetap melanjutkan permainan.

Inter Milan sebagai klub juga tidak bisa lepas tangan dari perilaku buruk para pendukung fanatik yang hadir.

Otoritas Liga Italia dikabarkan sedang menyiapkan hukuman denda dengan nominal yang sangat besar bagi manajemen klub.

Selain denda materi, Inter juga terancam pembatasan kuota bagi suporter mereka saat menjalani laga-laga tandang berikutnya.

Profesionalitas yang ditunjukkan oleh Emil Audero menjadi satu-satunya hal yang meringankan beban hukuman bagi pihak Inter Milan.

“Apa yang akan terjadi di bidang olahraga? Faktor kunci yang menyelamatkan Inter adalah perilaku Audero: karena insiden tersebut tidak memengaruhi jalannya pertandingan, hasil 0-2 akan tetap berlaku,” ulas Gazzetta.

Media setempat menegaskan bahwa jika Audero gagal melanjutkan laga, maka status kemenangan Inter bisa saja dibatalkan.

Namun, sanksi administratif dan larangan kehadiran penonton diprediksi akan tetap dijatuhkan dengan sangat tegas dan tanpa kompromi.

Sanksi tersebut kemungkinan besar akan menyasar tribun paling ikonik milik pendukung Inter yang berada di Stadion San Siro.

Kondisi ini tentu menjadi kerugian besar bagi Inter Milan yang sedang berjuang mempertahankan posisi puncak klasemen.

Baca Juga: Pelatih Emil Audero Ngamuk soal Flare: Saya Minta...

Para petinggi dan pemain senior Inter Milan langsung bereaksi cepat untuk meredam situasi panas yang sedang terjadi.

Kapten tim, Lautaro Martinez, segera menghampiri Emil Audero secara pribadi untuk menyampaikan permohonan maaf atas perilaku suporternya.

Sikap rendah hati Lautaro ini mendapatkan apresiasi, meskipun kemarahan publik terhadap aksi pelemparan tersebut tetap tidak terbendung.

Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, juga memberikan pernyataan resmi yang sangat keras terkait tindakan ceroboh pendukung timnya.

Marotta secara gamblang mengutuk insiden tersebut dengan menyebutnya sebagai “gestur yang bodoh” yang merugikan citra klub.

Load More