-
Suporter Inter Milan melempar petasan ke arah kiper Emil Audero saat laga kontra Cremonese.
-
Pelaku kehilangan tiga jarinya akibat ledakan dan Inter terancam sanksi penutupan tribun stadion.
-
Klub Inter Milan tetap menang 2-0 berkat profesionalitas Audero yang tetap melanjutkan permainan.
Suara.com - Kemenangan gemilang Inter Milan di kandang Cremonese harus tercoreng oleh aksi memalukan oknum suporternya sendiri.
Pertandingan yang berlangsung di Stadio Giovanni Zini pada Senin dini hari tersebut awalnya berjalan sangat kondusif.
Tim berjuluk Nerazzurri berhasil membawa pulang tiga poin penuh setelah menundukkan tuan rumah dengan skor meyakinkan 2-0.
Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski menjadi pahlawan kemenangan melalui gol-gol yang mereka sarangkan ke gawang lawan.
Hasil positif ini membuat Inter Milan kini memimpin klasemen Serie A dengan keunggulan delapan poin dari rivalnya.
Namun, sorotan kamera justru beralih pada kejadian kelam yang terjadi tepat pada menit ke-49 pertandingan berlangsung.
Sebuah ledakan petasan yang berasal dari tribun pendukung tim tamu meluncur deras ke arah area gawang.
Target dari serangan berbahaya tersebut adalah kiper utama Cremonese yang berkebangsaan Indonesia, yakni Emil Audero.
Ledakan itu sempat memaksa wasit untuk menghentikan jalannya laga selama beberapa menit demi alasan keamanan pemain.
Baca Juga: Pelatih Emil Audero Ngamuk soal Flare: Saya Minta...
Beruntung, Emil Audero tidak mengalami luka fisik serius dan mampu menunjukkan ketangguhannya hingga peluit panjang berbunyi.
Ironisnya, sang pelaku pelemparan justru mengalami nasib yang sangat mengerikan akibat benda yang ia bawa sendiri.
Berdasarkan laporan medis, oknum pendukung Inter tersebut harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka parah.
Laporan dari La Gazzetta dello Sport menyebutkan bahwa individu tersebut kehilangan tiga jarinya akibat ledakan petasan itu.
Selain cacat permanen, pelaku kini harus berhadapan dengan hukum karena kepolisian setempat akan segera melakukan penangkapan.
Hukuman berupa larangan seumur hidup untuk masuk ke stadion sepak bola juga sudah menanti sang pelaku tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi