-
Mauricio Souza sukses menggeser posisi Jordi Amat menjadi gelandang bertahan di Persija Jakarta.
-
Penampilan Jordi Amat sebagai gelandang membantu Persija menang 2-0 melawan Persita Tangerang.
-
Pelatih memuji kecerdasan dan teknik Jordi Amat dalam menjalankan peran barunya tersebut.
Suara.com - Arsitek Persija Jakarta Mauricio Souza baru saja mengungkap sebuah potensi tersembunyi dari sosok pemain bertahannya.
Sosok pemain keturunan Indonesia yang memiliki nilai pasar mencapai Rp10,43 miliar tersebut ternyata menyimpan bakat luar biasa.
Jordi Amat kini tidak lagi hanya terpaku pada peran sebagai benteng pertahanan terakhir di lini belakang.
Eksperimen taktik yang dilakukan sang pelatih menunjukkan bahwa sang pemain memiliki kapasitas mumpuni sebagai gelandang bertahan.
Keputusan berani ini diambil setelah melalui berbagai pertimbangan matang mengenai kebutuhan kedalaman skuat Macan Kemayoran.
Performa impresif sang pemain di area tengah lapangan langsung mendapatkan apresiasi tinggi dari sang juru taktik.
Mauricio Souza mengakui bahwa fleksibilitas yang dimiliki oleh pemain berpengalaman tersebut menjadi keuntungan besar bagi tim.
Padahal selama ini publik lebih mengenal sosok mantan penggawa Johor Darul Ta'zim tersebut sebagai bek tengah murni.
Kemampuan adaptasinya yang sangat cepat membuat ia tidak terlihat kesulitan meskipun harus bermain keluar dari zona nyaman.
Baca Juga: Mauro Zijlstra Harus Bersaing Keras untuk Dapatkan Tempat di Lini Depan Persija
“Jordi adalah pemain dengan teknik yang bagus. Saya sudah memikirkan untuk menaruhnya di posisi yang lebih tinggi sedikit,” ujar Mauricio Souza kepada awak media.
Implementasi nyata dari perubahan posisi ini terlihat jelas dalam laga pekan ke-19 ajang Super League 2025/2026.
Momen bersejarah tersebut terjadi saat Persija Jakarta berhadapan dengan lawan kuat mereka Persita Tangerang beberapa waktu lalu.
Dalam duel panas tersebut Jordi Amat didorong lebih ke depan untuk mengawal stabilitas lini tengah tim.
Penempatan posisi yang lebih maju tersebut terbukti efektif dalam memutus serangan lawan sebelum menyentuh area pertahanan.
Hasilnya Persija Jakarta sukses mengamankan poin penuh setelah mengakhiri pertandingan dengan keunggulan dua gol tanpa balas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan