-
Pelatih Persija tegaskan pemain naturalisasi wajib bersaing di latihan demi posisi tim inti.
-
Kedatangan Shayne Pattynama dan Mauro Zijlstra memperkuat kedalaman skuad tanpa mengurangi kuota asing.
-
Performa latihan menjadi satu-satunya standar bagi Mauricio Souza dalam memilih susunan pemain utama.
Suara.com - Persija Jakarta kembali membuat gebrakan besar dalam bursa transfer paruh musim dengan mendatangkan talenta baru.
Manajemen tim ibu kota secara resmi telah mengamankan jasa Shayne Pattynama yang sebelumnya membela Buriram United.
Kedatangan bek sayap Timnas Indonesia ini diprediksi akan membuat komposisi lini pertahanan Macan Kemayoran semakin tebal.
Namun, kehadiran nama besar tidak membuat pelatih kepala Mauricio Souza memberikan perlakuan khusus kepada siapapun.
Juru taktik asal Brasil tersebut memberikan peringatan keras bahwa reputasi tidak akan menentukan posisi utama.
Souza menekankan bahwa standar profesionalisme tertinggi tetap menjadi acuan utama dalam memilih sebelas pemain pertama.
Baginya, setiap individu di dalam tim memiliki tanggung jawab yang sama untuk memperebutkan menit bermain.
Kedisiplinan dan kualitas yang ditunjukkan saat sesi latihan mingguan akan menjadi indikator tunggal bagi tim pelatih.
Pelatih menegaskan bahwa status kewarganegaraan melalui jalur naturalisasi bukanlah tiket otomatis untuk berada di lapangan.
Baca Juga: Efek Domino Maarten Paes, Ajax Amsterdam Korbankan Kiper Muda Berbakat
"Mereka juga belum tentu bisa menjadi pemain inti. Tapi mereka akan berusaha untuk bisa ada di tim inti. Pemain yang bagus di latihan, dia yang akan bermain," kata Mauricio Souza.
Selain Shayne, aroma Eropa di skuad Persija diperkirakan akan semakin menyengat dalam waktu dekat ini.
Rumor mengenai kepindahan Mauro Zijlstra ke Jakarta kini memasuki tahap final yang sangat krusial bagi tim.
Penyerang muda berusia 21 tahun itu diproyeksikan menjadi solusi baru untuk mempertajam daya gedor lini depan.
Jika proses perpindahan ini selesai, Persija akan memiliki barisan pemain lokal berdarah Eropa yang sangat kompetitif.
Langkah ini diambil manajemen untuk memastikan tim tetap bersaing di papan atas klasemen musim ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Diwarnai Kontroversi, David Beckham Sebut Atletico Madrid Seharusnya Dapat Penalti Lawan Arsenal
-
Siapa Keanu Sanjaya? Pahlawan Timnas Indonesia U-17 yang Pernah Cicipi Latihan di Klub Spanyol
-
Respons Vincent Kompany Usai Mikel Arteta Sindir Soal Jadwal Liga
-
Arsenal ke Final Liga Champions, Wenger Bungkam Kritik soal Selebrasi Arteta
-
Berapa Kali Arsenal Pernah Lolos ke Final Liga Champions?
-
Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar
-
Athletic Club Resmi Tunjuk Edin Terzic sebagai Pelatih Baru
-
Phil Foden akan Perpanjang Kontrak di Manchester City hingga 2030
-
Mikel Arteta Sebut Lolos ke Final Liga Champions sebagai Malam Terbaik dalam Kariernya
-
Declan Rice Semringah usai Bawa Arsenal ke Final Liga Champions, Kirim Pesan untuk Suporter