Bola / Liga Italia
Rabu, 04 Februari 2026 | 08:46 WIB
Kronologi Emil Audero cedera kena flare fans Inter Milan. Kiper Timnas Indonesia luka bakar, pelaku kehilangan 3 jari akibat ledakan. Simak detailnya.[Dok. Fox Sports]
Baca 10 detik
  • Seorang suporter berusia 19 tahun pendukung Inter Milan telah ditangkap polisi terkait pelemparan flare ke Emil Audero.
  • Insiden ini terjadi saat pertandingan Cremonese melawan Inter Milan, menyebabkan Audero mengalami luka bakar kecil di lutut.
  • Akibatnya, Serie A menghukum Inter Milan dengan larangan kehadiran suporter tandang dalam tiga pertandingan Serie A selanjutnya.

Suara.com - Aksi pelemparan flare ke kiper Timnas Indonesia, Emil Audero di pertandingan Cremonese vs Inter Milan pada akhir pekan lalu masuki babak baru,

Dari laporan terbaru menyebutkan pihak kepolisian setempat telah menangkap pelaku pelemparan flare ke Emil Audero.

Dilansir dari Football Italia, pelaku ternyata masih berusia 19 tahun. Saat ini, pelaku telah resmi ditangkap polisi.

Inter Milan meraih kemenangan 2-0 atas Cremonese, namun pertandingan itu ternodai aksi tak terpuji dari tribun pendukung tim tamu.

Sebuah flare dilempar dari sektor suporter Inter dan meledak tepat di dekat Emil Audero.

Ilustrasi suporter dan flare [Suara.com]

Percikan petasan mengenai sang kiper yang membuatnya sempat terkapar.

Emil Audero kemudian terlihat mengalami luka kecil dan bekas terbakar di bagian lutut, meski akhirnya memutuskan untuk melanjutkan pertandingan.

Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, pelaku pelemparan petasan telah berhasil diidentifikasi dan ditangkap dalam waktu kurang dari 48 jam setelah kejadian.

Pelaku diketahui merupakan remaja berusia 19 tahun, pendukung Inter Milan, dan disebut memiliki keterkaitan dengan kelompok ultras Nerazzurri.

Baca Juga: John Herdman Silahturahmi dengan Jay Idzes ke Markas Sassuolo

Aparat keamanan bergerak cepat berkat rekaman CCTV dan keterangan saksi di stadion.

Pihak Inter Milan secara resmi mengecam keras insiden tersebut, menegaskan bahwa tindakan itu sama sekali tidak mencerminkan nilai klub. Namun kecaman tersebut tidak cukup untuk menghindarkan sanksi.

Otoritas Serie A tetap menjatuhkan hukuman berupa larangan kehadiran suporter tandang Inter dalam tiga laga tandang Serie A berikutnya.

Dalam laporan yang sama disebutkan bahwa pelaku pelempar petasan bukan orang yang kehilangan tiga jari tangan dalam insiden terpisah terkait kembang api di pertandingan yang sama. Kedua kejadian itu dipastikan tidak berkaitan langsung.

Pelaku pelemparan flare ke Emil Audero terancam sanksi pidana dan larangan masuk stadion dalam jangka panjang.

Kontributor: Azka Putra

Load More