- Dokumen DOJ AS mengungkap rencana pertemuan antara Todd Boehly dan Jeffrey Epstein pada 2011 terkait urusan bisnis.
- Rencana pertemuan tersebut diinisiasi oleh asisten Epstein dan sempat melibatkan negosiasi lokasi di Manhattan.
- Artikel ini juga menyebutkan korespondensi terpisah mengenai Roman Abramovich dan ketertarikan membeli properti Epstein.
Suara.com - Todd Boehly bos Chelsea terseret di kasus mendiang finansier kontroversial Jeffrey Epstein.
Dalam dokumen yang dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat, terungkap adanya rencana pertemuan antara Todd Boehly dan Jeffrey Epstein pada tahun 2011, atau tiga tahun setelah Epstein dipenjara atas kasus kejahatan seksual.
Berdasarkan arsip email yang dipublikasikan, pertemuan pertama direncanakan berlangsung pada Januari 2011, diatur oleh asisten Epstein, Lesley Groff.
Pada September 2011, Epstein kembali menghubungi Boehly melalui pihak ketiga bernama David Mitchell, seorang investor properti dan keuangan.
Epstein seperti dikutip dari The Guardian meminta Boehly berdiskusi terkait sebuah kesepakatan bisnis dan menyebut nama Peter Mandelson, tokoh senior Partai Buruh Inggris yang kala itu memiliki hubungan dengan Epstein.
Awalnya, pertemuan dijadwalkan berlangsung di rumah Epstein di Manhattan, sebelum asisten Boehly, Emily Curtis, meminta agar lokasi dipindahkan ke kantor Boehly di kota tersebut.
Namun, tidak diketahui secara pasti apakah pertemuan itu benar-benar terjadi.
Tidak ada tuduhan atau indikasi bahwa Todd Boehly terlibat dalam praktik perdagangan manusia atau kejahatan seksual yang dilakukan Epstein.
Hingga kini, dokumen hanya menunjukkan adanya rencana komunikasi dan pertemuan bisnis, tanpa bukti tindak pidana.
Baca Juga: Siapa Ghislaine Maxwell? Tak Sekadar Kawan Dekat Jeffrey Epstein, Ini Perannya
Todd Boehly merupakan bagian dari konsorsium BlueCo, yang mengambil alih Chelsea FC dari Roman Abramovich pada Mei 2022.
Dalam struktur kepemilikan tersebut, Boehly memegang porsi minoritas namun menjabat sebagai ketua klub.
Dokumen Epstein juga memuat korespondensi terpisah yang menyeret nama mantan pemilik Chelsea, Roman Abramovich.
Sebuah email tahun 2016 menyebutkan klaim bahwa Abramovich pernah melihat dan menawar rumah Epstein di Manhattan dengan nilai US$250 juta atau setara Rp4,1 triliun.
Namun, melalui juru bicaranya, Abramovich membantah keras klaim tersebut.
“Abramovich tidak pernah bertemu Jeffrey Epstein dan tidak pernah melakukan kontak apa pun dengannya. Ia juga tidak pernah mengajukan penawaran untuk membeli properti milik Epstein,” bunyi pernyataan resmi pihak Abramovich.
Berita Terkait
-
Siapa Ghislaine Maxwell? Tak Sekadar Kawan Dekat Jeffrey Epstein, Ini Perannya
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
Siapa yang Pertama Lapor? Begini Awal Mula Terbongkarnya Skandal Jeffrey Epstein
-
Cara Jeffrey Epstein Masuk ke Lingkaran Kaum Elit Dunia, Berawal dari Guru Matematika
-
Pulau Pribadi Jeffrey Epstein Ada di Mana? Diduga Jadi 'Saksi Bisu' Skandal Elite Dunia
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Coach Timo dan Jacksen F. Tiago Turun Gunung Cari Bakat Sepak Bola Putri di Women's Soccer Trilogy
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0