- Arsenal mengalahkan Chelsea 1-0 pada leg kedua semifinal Carabao Cup 2025/2026, lolos ke final dengan agregat 4-2.
- Kemenangan ini membawa Arsenal ke final Piala Liga untuk kesembilan kalinya, sekaligus mengakhiri puasa final kompetisi besar sejak 2020.
- Pelatih Mikel Arteta berhasil mematahkan kutukan setelah selalu gagal dalam empat semifinal beruntun sebelumnya di berbagai kompetisi.
Suara.com - Arsenal memastikan tiket ke final Carabao Cup 2025/2026 usai menundukkan Chelsea 1-0 pada leg kedua semifinal di Emirates Stadium, Selasa (3/2/2026) malam.
Kemenangan ini membuat The Gunners unggul agregat 4-2 dan kembali melangkah ke Wembley.
Laga berjalan ketat, minim peluang, dan sarat duel fisik.
Gol telat Kai Havertz menjadi penentu, namun solidnya lini belakang Arsenal layak mendapat sorotan utama.
Berikut 5 fakta menarik dari duel Arsenal vs Chelsea yang mengantar pasukan Mikel Arteta ke final.
Arsenal Kembali ke Wembley Setelah Enam Tahun
Keberhasilan ini mengantar Arsenal ke final Piala Liga Inggris untuk kesembilan kalinya sepanjang sejarah klub.
Terakhir kali The Gunners tampil di final kompetisi besar terjadi pada musim 2019/2020, saat mereka menjuarai FA Cup. Kini, peluang mengakhiri puasa trofi kembali terbuka.
Arsenal Cetak Final Piala Liga ke-9
Baca Juga: Arsenal Disebut Tim Terburuk, Martin Keown Serang Balik Paul Scholes
Keberhasilan ini membawa Arsenal mencapai final Piala Liga untuk kesembilan kalinya sepanjang sejarah klub.
Jumlah tersebut menempatkan The Gunners di jajaran elite, hanya kalah dari Liverpool (15 kali), serta Chelsea dan Manchester United yang sama-sama sudah 10 kali menembus final.
Arteta Akhiri Kutukan Semifinal
Lolosnya Arsenal ke final ini menjadi hanya semifinal kedua yang berhasil dimenangkan Mikel Arteta sejak menangani klub.
Sebelumnya, Arteta selalu gagal dalam empat semifinal beruntun di berbagai kompetisi.
Terakhir kali Arsenal lolos dari fase semifinal terjadi pada musim 2019/2020, saat mereka menyingkirkan Manchester City di FA Cup dan akhirnya keluar sebagai juara.
Berita Terkait
-
Arsenal Disebut Tim Terburuk, Martin Keown Serang Balik Paul Scholes
-
Kalahkan Chelsea, Mikel Arteta Sebut Final Carabao Cup 'Vitamin Terbaik' untuk Arsenal
-
Cetak Hattrick di Arsenal, Pemain Keturunan: Sangat Indah Jika Bermain untuk Timnas Indonesia
-
Perkenalkan Oleksandr Zinchenko, Ajax Amsterdam Tulis Pesan Menyentuh
-
Wonderkid Arsenal Keturunan Indonesia Bikin Hattrick, Bakal Dilirik John Herdman?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Ragnar Oratmangoen Hopeless Sampai Mau ke Persib Bandung? Begini Kondisi Kontraknya di Eropa
-
Eks Pelatih Calvin Verdonk dan Eliano Reijnders Dirumorkan Bakal Latih Maarten Paes di Ajax
-
KUIS: Seberapa Tahu Kamu soal Ragnar Oratmangoen? Dirumorkan ke Persib Bandung
-
Belum Main di Eredivisie, Media Belanda Sayangkan Mauro Zijlstra Pindah ke Persija
-
Ragnar Oratmangoen Tidak Cocok Main di Persib Bandung, Penurunan Karier?
-
Statistik Ragnar Oratmangoen di Eropa Sebelum Jadi ke Persib Bandung
-
Arsenal Disebut Tim Terburuk, Martin Keown Serang Balik Paul Scholes
-
3 Fakta Pelaku Pelemparan Flare ke Emil Audero, Tidak Kehilangan Tiga Jari
-
Berapa Nomor Punggung Ragnar Oratmangoen Jika ke Persib Bandung?
-
Pelaku Pelemparan Flare ke Emil Audero Ternyata Masih Berusia Belasan Tahun