- Chelsea tersingkir dari Carabao Cup setelah kalah agregat 2-4 dari Arsenal pada Selasa (3/2/2026).
- Pelatih Liam Rosenior menyatakan tim menghadapi masalah kebugaran beberapa pemain menjelang pertandingan penting tersebut.
- Chelsea gagal menciptakan peluang gol berkualitas meskipun sempat meningkatkan intensitas serangan pada babak kedua.
Suara.com - Chelsea harus mengubur mimpi tampil di Stadion Wembley setelah tersingkir dengan agregat 2-4 dari Arsenal.
Kekalahan tipis di Emirates Stadium, Selasa (3/2/2026) malam, memastikan The Blues gagal ke final Carabao Cup.
Dalam konferensi pers usai laga, Liam Rosenior menegaskan kondisi timnya tidak ideal jelang pertandingan. Beberapa pemain harus menjalani tes kebugaran mendadak pada hari pertandingan.
“Kami menghadapi banyak masalah dalam beberapa hari terakhir. Tapi para pemain menunjukkan energi, semangat, dan perjuangan luar biasa,” ujar Rosenior dilansir dari Football London.
Ia mengakui Chelsea beberapa kali berhasil masuk ke sepertiga akhir pertahanan Arsenal, khususnya di babak kedua, namun gagal menciptakan momen berkualitas untuk mencetak gol.
Rosenior juga menjelaskan absennya Reece James dan Pedro Neto dalam laga krusial tersebut. Keduanya mengalami cedera ringan, namun dalam kondisi nyeri yang tidak memungkinkan untuk bermain.
“Reece adalah kapten dan pemimpin yang luar biasa. Dia selalu ingin bermain, tapi kondisinya tidak memungkinkan,” jelas Rosenior.
Rosenior mengakui Chelsea sengaja bermain lebih pragmatis di awal laga demi menjaga peluang lolos. Ia baru meningkatkan intensitas serangan setelah memasukkan Cole Palmer dan Estevao pada menit ke-60.
“Jika kami menekan habis-habisan sejak awal, risikonya besar. Kami menunggu momen yang tepat, dan sempat merasa pertandingan bisa berbalik,” ungkapnya.
Baca Juga: Tundukkan Chelsea, Ini 5 Fakta Menarik di Balik Lolosnya Arsenal ke Final Carabao Cup
Namun, gol Arsenal justru tercipta saat Chelsea mulai bermain lebih terbuka dan mengerahkan seluruh kekuatan menyerang.
Menanggapi kritik soal kurang agresifnya Chelsea di babak pertama, Rosenior bersikap realistis. Ia menyebut kritik adalah bagian tak terpisahkan dari profesi pelatih.
“Jika menyerang lalu kebobolan, saya akan disalahkan. Jika bertahan, saya juga disalahkan. Itulah kenyataannya,” kata Rosenior.
Rosenior menegaskan Chelsea tak boleh larut dalam kekecewaan. Tantangan berikutnya sudah menanti saat The Blues bertandang ke markas Wolverhampton Wanderers akhir pekan ini.
“Kami harus bereaksi dengan cara yang tepat. Saya ingin melihat bagaimana tim ini bangkit setelah kemunduran,” tutup Rosenior.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Tundukkan Chelsea, Ini 5 Fakta Menarik di Balik Lolosnya Arsenal ke Final Carabao Cup
-
Arsenal Disebut Tim Terburuk, Martin Keown Serang Balik Paul Scholes
-
Kalahkan Chelsea, Mikel Arteta Sebut Final Carabao Cup 'Vitamin Terbaik' untuk Arsenal
-
Cetak Hattrick di Arsenal, Pemain Keturunan: Sangat Indah Jika Bermain untuk Timnas Indonesia
-
Perkenalkan Oleksandr Zinchenko, Ajax Amsterdam Tulis Pesan Menyentuh
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kapten Persita Diincar Klub Elit Brunei, Bakal Duet dengan Ramadhan Sananta?
-
Potret Suram Okupansi Hotel Amerika Serikat Jelang Piala Dunia 2026
-
Kans Angkat Trofi Tersisa 1 Persen, Misi Persija Kini Gagalkan Persib Juara Super League
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA Klaim Hindari Calo Ilegal
-
Borneo FC Ancam Persib, Koldo Obieta Ungkap Modal Pesut Etam Rebut Juara Super League!
-
Hossam Hassan, Legenda Mesir dengan Prestasi Mentereng yang Lampaui Mohamed Salah
-
Strategi Amir Ghalenoei, Boyong Timnas Iran Lebih Awal ke Amerika Serikat Sebelum Kick-Off
-
Thom Haye Sesumbar Jelang Persija vs Persib: Kami Datang untuk Menang dan Jadi Juara!
-
Luis de la Fuente Ungkap Kondisi Lamine Yamal, Spanyol Waswas Jelang Piala Dunia 2026
-
Lawan Persib di Samarinda, Mauricio Souza Sebut Persija Tak Diuntungkan