Bola / Liga Inggris
Rabu, 04 Februari 2026 | 10:25 WIB
Chelsea Kalah dari Arsenal, Liam Rosenior Pontang Panting Redam Emosi Kapten The Blues [Instagram]
Baca 10 detik
  • Chelsea tersingkir dari Carabao Cup setelah kalah agregat 2-4 dari Arsenal pada Selasa (3/2/2026).
  • Pelatih Liam Rosenior menyatakan tim menghadapi masalah kebugaran beberapa pemain menjelang pertandingan penting tersebut.
  • Chelsea gagal menciptakan peluang gol berkualitas meskipun sempat meningkatkan intensitas serangan pada babak kedua.

Suara.com - Chelsea harus mengubur mimpi tampil di Stadion Wembley setelah tersingkir dengan agregat 2-4 dari Arsenal.

Kekalahan tipis di Emirates Stadium, Selasa (3/2/2026) malam, memastikan The Blues gagal ke final Carabao Cup.

Dalam konferensi pers usai laga, Liam Rosenior menegaskan kondisi timnya tidak ideal jelang pertandingan. Beberapa pemain harus menjalani tes kebugaran mendadak pada hari pertandingan.

“Kami menghadapi banyak masalah dalam beberapa hari terakhir. Tapi para pemain menunjukkan energi, semangat, dan perjuangan luar biasa,” ujar Rosenior dilansir dari Football London.

Ia mengakui Chelsea beberapa kali berhasil masuk ke sepertiga akhir pertahanan Arsenal, khususnya di babak kedua, namun gagal menciptakan momen berkualitas untuk mencetak gol.

Rosenior juga menjelaskan absennya Reece James dan Pedro Neto dalam laga krusial tersebut. Keduanya mengalami cedera ringan, namun dalam kondisi nyeri yang tidak memungkinkan untuk bermain.

“Reece adalah kapten dan pemimpin yang luar biasa. Dia selalu ingin bermain, tapi kondisinya tidak memungkinkan,” jelas Rosenior.

Rosenior mengakui Chelsea sengaja bermain lebih pragmatis di awal laga demi menjaga peluang lolos. Ia baru meningkatkan intensitas serangan setelah memasukkan Cole Palmer dan Estevao pada menit ke-60.

“Jika kami menekan habis-habisan sejak awal, risikonya besar. Kami menunggu momen yang tepat, dan sempat merasa pertandingan bisa berbalik,” ungkapnya.

Baca Juga: Tundukkan Chelsea, Ini 5 Fakta Menarik di Balik Lolosnya Arsenal ke Final Carabao Cup

Namun, gol Arsenal justru tercipta saat Chelsea mulai bermain lebih terbuka dan mengerahkan seluruh kekuatan menyerang.

Menanggapi kritik soal kurang agresifnya Chelsea di babak pertama, Rosenior bersikap realistis. Ia menyebut kritik adalah bagian tak terpisahkan dari profesi pelatih.

“Jika menyerang lalu kebobolan, saya akan disalahkan. Jika bertahan, saya juga disalahkan. Itulah kenyataannya,” kata Rosenior.

Rosenior menegaskan Chelsea tak boleh larut dalam kekecewaan. Tantangan berikutnya sudah menanti saat The Blues bertandang ke markas Wolverhampton Wanderers akhir pekan ini.

“Kami harus bereaksi dengan cara yang tepat. Saya ingin melihat bagaimana tim ini bangkit setelah kemunduran,” tutup Rosenior.

Kontributor: Azka Putra

Load More