-
Bek Ipswich Town Elkan Baggott sempat bimbang memilih karier pilot atau sepak bola.
-
Elkan pernah tinggal di Indonesia dan bermain untuk banyak tim sepak bola sekolah.
-
Peluang Elkan kembali ke Timnas terbuka lebar di bawah arahan pelatih John Herdman.
Pemain berusia 21 tahun ini ternyata memiliki cita-cita terpendam yang sangat berbeda dengan profesinya sekarang.
"Saya memang menyukainya (sepakbola), tapi tidak pernah benar-benar berpikir untuk menjalaninya secara profesional. Saya punya aspirasi lain," kata Elkan Baggott.
Elkan muda sempat merasa bimbang untuk menentukan arah masa depannya saat masih berada di akademi.
Keinginan kuat untuk menerbangkan pesawat hampir saja membuatnya meninggalkan lapangan hijau demi sekolah penerbangan profesional.
"Bahkan saat di Ipswich Academy, saya sempat ragu apakah akan melanjutkan ke sepakbola atau mengejar jalur pilot komersial," cerita bek yang memiliki badan kekar ini.
Beruntung bagi Indonesia karena Elkan akhirnya memantapkan hati untuk terus berkarier sebagai atlet sepak bola profesional.
Namanya mulai dikenal luas saat menjadi tembok kokoh di barisan pertahanan Tim Nasional Indonesia senior.
Penampilan kompetitif terakhirnya bersama tim nasional terjadi pada ajang bergengsi Piala Asia edisi tahun 2023.
Laga melawan Australia di babak 16 besar menjadi momen terakhirnya mengenakan seragam kebanggaan Merah Putih.
Baca Juga: Ledakan Petasan ke Emil Audero, Inter Milan Didenda Hampir Rp 1 Miliar!
Setelah kekalahan telak empat gol tanpa balas itu Elkan belum lagi terlihat mengisi daftar susunan pemain.
Absennya Elkan dalam jangka waktu lama dari skuad Garuda memunculkan banyak spekulasi di kalangan penggemar.
Namun kini angin segar berembus seiring hadirnya nahkoda baru asal Inggris di kursi pelatih Indonesia.
Sosok John Herdman diharapkan mampu membawa perubahan dan membuka pintu kembali bagi talenta seperti Elkan.
Kedekatan latar belakang antara pelatih dan pemain bisa menjadi kunci kembalinya sang bek ke timnas.
Meski demikian Elkan tetap dituntut memberikan performa maksimal untuk membuktikan kelayakannya mengenakan lambang Garuda lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026