- Kurniawan Dwi Yulianto resmi menjabat pelatih kepala baru Timnas Indonesia U-17 menggantikan Nova Arianto.
- Karier kepelatihan Kurniawan mencakup Sabah FC Malaysia dan asisten pelatih di Como 1907 Italia.
- Tugas utama Kurniawan adalah mempersiapkan timnas untuk menghadapi kompetisi bergengsi Piala Asia U-17 2026.
Suara.com - Tongkat estafet kepelatihan Timnas Indonesia U-17 kini resmi beralih ke tangan salah satu legenda sepak bola nasional, Kurniawan Dwi Yulianto.
Pria yang akrab disapa Si Kurus ini ditunjuk untuk menggantikan Nova Arianto yang kini fokus menangani Timnas Indonesia U-20.
Kabar penunjukan ini telah beredar luas di kalangan pecinta sepak bola, salah satunya diwartakan oleh akun Instagram @futboll.indonesiaa.
"Kurniawan Dwi Yulianto akan menjadi pelatih kepala baru Timnas Indonesia U-17 menggantikan Nova Arianto," tulis laporan tersebut.
Lalu bagaimana sebenarnya perjalanan karier kepelatihan sang mantan bomber andalan Timnas Indonesia ini.
Setelah gantung sepatu, Kurniawan tidak langsung melatih tim besar, melainkan memulai langkahnya dari level akar rumput di Chelsea Soccer School Indonesia.
Kiprahnya di level tim nasional dimulai saat ia menjadi bagian dari staf kepelatihan timnas.
Salah satu pencapaian awalnya adalah saat ia turut membantu sebagai asisten pelatih yang mengantarkan Timnas Indonesia U-23 meraih medali perak di ajang SEA Games 2019.
Lompatan besar dalam karier kepelatihan profesionalnya terjadi saat ia menyeberang ke Malaysia.
Baca Juga: Harga Tiket Timnas Indonesia U-17 vs China Cuma Rp50 Ribu, Ini Cara Dapatkannya
Pada Desember 2019, Kurniawan dipercaya sebagai pelatih kepala klub Liga Super Malaysia, Sabah FC. Namun, perjalanannya di sana berakhir pada tahun 2021.
Akan tetapi, pengalaman paling berharga dalam CV kepelatihannya mungkin datang dari Italia.
Tak lama setelah berpisah dengan Sabah FC, Kurniawan menerima pinangan dari klub Serie B, Como 1907 untuk menjadi asisten pelatih di bawah arahan Giacomo Gattuso.
Pengalaman ini memberinya wawasan langsung mengenai metodologi dan standar sepak bola Eropa.
Setelah menimba ilmu di Italia, Kurniawan kembali ke tanah air dan mengabdikan dirinya sebagai asisten pelatih di Timnas Indonesia U-20.
Kini dengan bekal pengalaman internasional yang beragam, Kurniawan Dwi Yulianto mendapat promosi untuk menakhodai Timnas Indonesia U-17.
Berita Terkait
-
Profil Nicholas Indra Mjosund, Satu-satunya Pemain Diaspora di Timnas Indonesia U-17
-
28 Pemain Timnas Indonesia U-17 untuk Hadapi China, Satu Diaspora Jadi Sorotan
-
Striker Rosenberg Dipanggil Timnas Indonesia U-17 untuk Lawan China
-
Nova Arianto Pimpin Timnas Indonesia U-17 Hadapi China di Tangerang
-
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Klasemen Liga Prancis: PSG Belum Nyaman di Puncak, Calvin Verdonk Cs Menguntit
-
Perkuat Jejaring Global, Persib Boyong Eks PSG ke Kedutaan Besar Prancis
-
John Herdman Sudah Ngobrol dengan Pemain Serba Bisa Kelahiran Finlandia Jelang FIFA Series 2026
-
1700 Hari Nganggur, Zinedine Zidane Sepakat Latih Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Reaksi Ipswich Town Lihat Elkan Baggott Mau Kembali Perkuat Timnas Indonesia
-
Prediksi Starting XI Italia vs Irlandia Utara: Gennaro Gattuso Pusing Banyak Pemain Cedera
-
Bos Go Ahead Bongkar Niat Jahat NAC Breda Permasalahkan Status WNI Dean James
-
Reuni Rasa Liga Inggris di GBK, Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis Jadi Panggung Panas
-
Calvin Verdonk Diserang Fans Marseille, Suporter Lille Minta Bantuan Warganet Indonesia
-
Eliano Reijnders Bongkar Obrolan dengan John Herdman, Sinyal Keras Sapu Bersih FIFA Series 2026