Bola / Bola Indonesia
Selasa, 24 Maret 2026 | 16:39 WIB
Elkan Baggott menjadi salah satu jebolan Liga Inggris di laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis. (Instagram/elkanbaggott)
Baca 10 detik
  • Pertandingan pembuka FIFA Series 2026 mempertemukan Indonesia melawan Saint Kitts and Nevis di GBK.
  • Kedua tim menampilkan pemain dengan pengalaman di sepak bola Inggris, menambah intensitas laga.
  • Skuad Indonesia memadukan 14 pemain abroad dan 10 pemain domestik di bawah arahan pelatih baru.

Suara.com - Laga pembuka FIFA Series 2026 tak sekadar pertandingan biasa. Duel antara Timnas Indonesia melawan Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta diprediksi menghadirkan reuni pemain-pemain yang pernah mencicipi kerasnya sepak bola Inggris.

Aroma “Liga Inggris” terasa kental di kedua kubu. Dari sisi Timnas Indonesia, nama-nama seperti Elkan Baggott, Justin Hubner, dan Nathan Tjoe-A-On menjadi representasi pemain yang punya pengalaman di kompetisi tersebut,

Sementara itu, Saint Kitts and Nevis juga tak kalah menarik. Mereka diperkuat pemain yang pernah merasakan atmosfer sepak bola Inggris seperti Jordan Bowery dan Tyrese Shade.

Pertemuan para pemain dengan latar belakang serupa ini membuat pertandingan terasa lebih emosional sekaligus kompetitif.

Intensitas tinggi dan duel fisik diprediksi akan mewarnai laga, mengingat karakter sepak bola Inggris yang melekat pada sebagian pemain.

Sorotan utama tentu tertuju pada kembalinya Elkan Baggott ke skuad Garuda. Bek jangkung tersebut kembali memperkuat Timnas setelah terakhir kali tampil pada Mei 2024.

Kehadirannya menjadi tambahan kekuatan penting, terutama untuk meredam permainan fisik lawan.

Di sisi lain, Timnas Indonesia datang ke turnamen ini dengan komposisi skuad yang menarik. Dari total 24 pemain, sebanyak 14 di antaranya merupakan pemain abroad, sementara 10 lainnya berasal dari kompetisi domestik.

Perpaduan ini diharapkan menciptakan keseimbangan antara pengalaman internasional dan karakter lokal.

Baca Juga: Debut John Herdman di Timnas Indonesia, GBK Diprediksi Membara

“Kita sekarang punya banyak pemain yang bermain di luar negeri, tapi liga domestik juga tetap menjadi fondasi penting," kata Erick Thohir dalam keterangannya.

"Kombinasi ini yang ingin kita bangun agar Timnas semakin kuat,” jelas mantan bos Inter Milan itu.

Atmosfer Stadion GBK diyakini akan menjadi faktor pembeda. Dukungan penuh suporter Merah Putih selalu menjadi energi tambahan yang mampu mengangkat performa tim di lapangan.

Lebih dari sekadar turnamen, FIFA Series 2026 juga menjadi ajang untuk melihat wajah baru Timnas Indonesia di bawah arahan pelatih John Herdman. Harapan besar pun disematkan agar momentum ini menjadi awal kebangkitan skuad Garuda.

“Kami ingin masyarakat datang ke stadion, mendukung Timnas, dan saksikan ajang FIFA Series perdana ini," ia menambahkan.

"Semoga ini menjadi langkah awal yang positif bagi perjalanan Timnas Indonesia ke depan,” pungkasnya.

Load More