- Jordi Amat tampil paling konsisten dengan 17 penampilan dan 2 gol, menjadi pilar utama pertahanan Persija Jakarta bersama Rizky Ridho.
- Trio naturalisasi Persib Bandung (Thom Haye, Eliano Reijnders, Marc Klok) dan Stefano Lilipaly di Dewa United menunjukkan performa stabil di papan atas.
- Rafael Struick masih kesulitan beradaptasi di liga lokal dengan catatan tanpa gol dan assist dalam 10 laga, ditambah sanksi kartu merah.
Suara.com - Atmosfer kompetisi BRI Super League musim 2025/2026 terasa semakin elit dengan membanjirnya pemain naturalisasi berlabel Timnas Indonesia yang pulang kampung.
Klub-klub raksasa terlihat berlomba-lomba mengamankan tanda tangan para bintang yang sebelumnya berkarier di luar negeri tersebut.
Dewa United mengawali tren ini dengan merekrut Rafael Struick, disusul langkah strategis Persija Jakarta mendaratkan Jordi Amat.
Tak ingin kalah, Bali United juga berinvestasi pada striker muda diaspora, Jens Raven, sejak awal musim bergulir.
Persib Bandung bahkan membentuk koloni pemain naturalisasi yang solid dengan kehadiran Thom Haye dan Eliano Reijnders untuk melengkapi skuad juara bertahan.
Terbaru, Persija Jakarta kembali menambah amunisi berkelas dengan memboyong Shayne Pattynama dari klub Thailand, Buriram United.
Berdasarkan data statistik di lapangan, Jordi Amat menjadi salah satu pemain dengan performa paling stabil dan gahar.
Bek senior ini langsung menjadi tembok kokoh bagi Macan Kemayoran dengan catatan 17 penampilan dan sumbangan dua gol krusial.
Kemitraannya dengan Rizky Ridho di jantung pertahanan menjadi kunci stabilitas Persija dalam menjaga asa di jalur juara.
Baca Juga: Pindah ke Persija, Mauro Zijlstra Sadar Diri Tak Bisa Bersaing di Eropa
Di kubu Persib Bandung, trio Thom Haye, Eliano Reijnders, dan Marc Klok memegang peran vital dalam dominasi tim di papan atas.
Thom Haye tercatat telah tampil dalam 16 pertandingan sebagai jenderal lapangan tengah Pangeran Biru.
Sementara itu, Eliano Reijnders dan Marc Klok masing-masing telah membukukan 14 penampilan yang solid sepanjang musim ini.
Stefano Lilipaly juga membuktikan kelasnya sebagai pemain senior yang tak tergantikan di Dewa United.
Ia mencatatkan 19 penampilan beruntun dengan kontribusi nyata berupa dua gol dan tiga assist bagi timnya.
Pemain muda Jens Raven mulai menunjukkan adaptasi positif di Bali United lewat torehan satu gol dan satu assist dari 14 laga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Dari Persia Kuno! Isi Lengkap Surat Timnas Iran, Kirim Pesan Damai untuk Dunia
-
Kylian Mbappe: Jujur, Lionel Messi Pemain Terbaik Dunia
-
Ilmu Lagi Aje dari Gue! Viking Row Suporter Norwegia Berakar dari Konser Metal
-
Praktik Sihir di Piala Dunia: Dulu Cristiano Ronaldo Kini Harry Kane Jadi Target
-
Lalui Perjalanan Darat 10 Bulan Sejauh 17 Ribu Km, Tiga Orang Ini Akhirnya Bisa Nonton Messi
-
Lionel Messi Sah Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria
-
Detik-detik Lionel Messi Gagal Eksekusi Penalti: Kegagalan ke-8 La Pulga
-
MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Perebutkan Gelar Juara di Kudus
-
Cara Elegan Lamine Yamal Bungkam Mulut Pengkritik, Masih Berani Nyinyir?