Bola / BolaTaiment
Selasa, 23 Juni 2026 | 01:14 WIB
Pemain Timnas Argentina, Lionel Messi berselebrasi setelah menjebol gawang Aljazair di Piala Dunia 2026 (dok. FIFA)
Baca 10 detik
  • Tiga penggemar asal Argentina bersepeda sejauh 17 ribu kilometer melintasi 17 negara menuju lokasi Piala Dunia 2026.
  • Perjalanan ekstrem selama 10 bulan dimulai sejak 16 Agustus dan menghadapi berbagai rintangan fisik serta ancaman keamanan.
  • Mereka tiba di Amerika Serikat pada 1 Mei dan disambut hangat oleh skuad tim nasional serta Lionel Scaloni.

Suara.com - Tiga penggemar fanatik Argentina melakukan perjalanan ekstrem demi menyaksikan idolanya, Lionel Messi, di Piala Dunia 2026.

Ketiganya menempuh sekitar 17 ribu kilometer dengan sepeda, melintasi 17 negara selama hampir 10 bulan.

Perjalanan dimulai pada 16 Agustus dari Gualeguaychú, Argentina. Vicente Conculini (29), Miguel Silio (56), dan Yomandu Martínez (49) membawa perlengkapan lintas musim, bertekad menembus benua demi mendukung Albiceleste.

“Ide ini datang dari orang gila ini,” ujar Conculini sambil bercanda, merujuk pada Silio yang sebelumnya juga melakukan perjalanan serupa ke Piala Dunia 2018 dan 2022.

Bagi mereka, ini bukan sekadar perjalanan, melainkan misi hidup mengikuti jejak tim kebanggaan.

Rute panjang itu tidak mudah. Di Bolivia, mereka harus melawan dampak ekstrem ketinggian, sementara di Paraguay mereka sempat 24 jam tanpa air bersih.

Tiga suporter Argentina mencuri perhatian jelang Piala Dunia 2026 setelah menempuh perjalanan ekstrem sejauh lebih dari 17 ribu kilometer dengan sepeda. [Instagram]

“Ada satu momen saya bertanya, apa yang saya lakukan di sini. Itu hari terburuk,” kata Conculini dikutip dari O Globo.

Ancaman lain datang di Kolombia, saat mereka diminta warga setempat bermalam setelah ledakan truk bermuatan bahan peledak terjadi tak jauh dari lokasi mereka.

Meski penuh risiko, pengalaman bertemu berbagai orang justru menjadi bagian paling berharga.

Baca Juga: Lionel Messi Sah Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria

Setelah delapan setengah bulan, mereka akhirnya tiba di Amerika Serikat melalui Texas pada 1 Mei.

Perjalanan kemudian berlanjut ke Kansas City, tempat skuad Argentina melakukan persiapan.

Di sana, mereka mendapat sambutan hangat, termasuk bertemu pelatih Lionel Scaloni dan bahkan legenda NBA Manu Ginóbili di San Antonio.

Momen itu menjadi hadiah atas perjuangan panjang mereka.

Lionel Messi sendiri sukses membawa Argentina untuk sementara unggul 1-0 atas Austria.

Gol Messi pada menit ke-38 membuat pemain Inter Miami ini resmi jadi top skor sepanjang masa Piala Dunia.

Load More