-
Lamine Yamal mencetak gol perdananya di Piala Dunia saat Spanyol mencukur Arab Saudi 4-0.
-
Pelatih Luis de la Fuente menegaskan kondisi kebugaran Yamal kini sudah pulih sepenuhnya.
-
Kemenangan besar ini menjadi pembuktian Spanyol setelah sempat dikritik habis-habisan oleh publik.
Suara.com - Bintang muda Lamine Yamal langsung menggebrak panggung Piala Dunia 2026 lewat gol emosionalnya di Stadion Mercedes-Benz. Pemain berusia 18 tahun tersebut sukses membuktikan bahwa usia muda bukan halangan untuk bersinar di turnamen terakbar.
Pelatih Luis de la Fuente memberikan kepercayaan besar dengan memasangnya sejak menit pertama dalam laga krusial ini. Kepercayaan itu dibayar tuntas lewat gol pembuka yang dicetak Yamal hanya dalam waktu 10 menit.
Aksi gemilang ini sekaligus menjadi pembuktian bagi Timnas Spanyol setelah sebelumnya tampil mandul saat melawan Tanjung Verde. Kemenangan telak atas Arab Saudi mempertegas kesiapan La Roja sebagai calon kuat juara.
"Sangat spesial," kata Yamal, yang golnya membuat dia menjadi pencetak gol termuda kedelapan dalam sejarah Piala Dunia pria, kepada DAZN.
"Saya selalu bermimpi berada di Piala Dunia dan bisa mencetak gol dalam starter pertama saya adalah sebuah mimpi. Saya menonton Piala Dunia terakhir di kelas di sekolah. Berada di sini sangat menyenangkan. Saya sangat bangga untuk ibu saya dan keluarga saya."
Sebelumnya, Yamal hanya bermain selama 19 menit pada laga pembuka akibat proses pemulihan cedera hamstring. Namun, penampilannya kali ini membuktikan bahwa ia telah kembali ke level performa terbaiknya.
Meskipun ditarik keluar saat turun minum, De la Fuente menegaskan keputusan tersebut murni bagian dari strategi. Kondisi kebugaran sang penyerang Barcelona dipastikan tidak mengalami masalah berarti.
"Dia akan bermain lebih lama, tetapi mengingat hasil dan pertandingan sudah terkendali, kami menganggap kontribusinya sudah cukup," kata De la Fuente kepada wartawan.
"Pertandingan berikutnya kami bisa memainkannya secara penuh. Dia telah kembali dan dia bugar."
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Ngeri Hadapi Lini Depan Prancis, Pelatih Irak Berkelakar Ingin Pasang 3 Kiper
"Saya memiliki hubungan yang sangat baik [dengan De la Fuente]; ada kepercayaan penuh. Dia bertanya bagaimana keadaan saya dan bagaimana perasaan saya, dan saya katakan kepadanya bahwa saya siap bermain -- saya di sini untuk Spanyol dan akan selalu memberikan 100 persen," kata Yamal ke TVE.
Sebelum pesta gol ini, Spanyol sempat dihujani kritik tajam akibat performa buruk di laga pertama. Publik mengecam ketidakmampuan lini serang mereka membongkar pertahanan Tanjung Verde yang peringkatnya jauh di bawah.
Namun, ketajaman Mikel Oyarzabal yang mencetak 2 gol menjadi jawaban telak atas semua keraguan. Spanyol tampil dominan dan tidak memberikan ruang bagi Arab Saudi untuk mengembangkan permainan.
De la Fuente menyebut bahwa kritik negatif yang berlebihan justru memicu amarah positif di dalam tim. Ia merasa skuad mudanya tidak layak diragukan hanya karena 1 hasil imbang.
"Ketika saya mengatakan mereka bersemangat, saya berbicara tentang reaksi alami," kata De la Fuente, yang memimpin Spanyol meraih gelar Euro 2024.
"Harga diri mereka terluka. Komentar yang mereka dengar membuat mereka bereaksi dan itu bagus. Ketika pekerjaan Anda dipertanyakan, jika Anda memiliki keberanian, Anda selalu bereaksi dan mencoba menanggapi kritik tersebut."
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Perebutkan Gelar Juara di Kudus
-
Tahan Uruguay, Pelatih Tanjung Verde: Ini Utang ke Timnas Kecil
-
Kata-kata Salah Bikin Timnas Mesir Cetak Rekor Piala Dunia 2026
-
Berpisah, Bangkok United Tak Perpanjang Kontrak Pratama Arhan
-
Pelatih Irak Kelakar Sulit Hentikan Mbappe: Saya Sudah Minta Main dengan Tiga Kiper
-
Piala Dunia 2026: Timnas Iran Tinggalkan Pesan Menyentuh di Stadion Los Angeles Usai Laga
-
Francisco Conceicao: Kami Bukan Pelayan Cristiano Ronaldo!
-
Bukayo Saka Kembali Latihan, Timnas Inggris Siapkan untuk Fase Krusial Piala Dunia?
-
Resmi! Persija Jakarta Kerja Sama dengan Adidas untuk Arungi Musim 2026/2027
-
Dalih Marcelo Bielsa Usai Uruguay Gagal Menang di 2 Laga Piala Dunia 2026